Olahraga

John Heitinga menolak proposal untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia

×

John Heitinga menolak proposal untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia

Sebarkan artikel ini
Potret John Heitinga ketika menjadi staff pelatih di West Ham united
Potret John Heitinga ketika menjadi staff pelatih di West Ham united (sumber: instagram@johnheitinga)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pelatih asal Belanda, John Heitinga, kabarnya menolak tawaran PSSI untuk menukangi Timnas Indonesia.

Media Belanda menyebut bahwa eks pelatih Ajax Amsterdam itu belum siap menangani skuad Garuda saat ini.

Heitinga masuk dalam daftar kandidat pelatih Indonesia setelah tidak lagi bekerja bersama Ajax sejak 6 November.

PSSI mulai mendekatinya untuk menggantikan Patrick Kluivert pada kursi pelatih kepala.

Dalam laporannya, Soccernews.nl menyebut PSSI telah menghubungi Heitinga untuk menanyakan ketertarikannya memimpin tim nasional.

BACA JUGA: Pemburu Autograf Andreas Junian, Kolektor 1.500 Kartu dan 300 Jersey Bola

Spekulasi semakin kuat setelah Heitinga terlihat mengikuti akun Instagram Timnas Indonesia, Erick Thohir, dan Jordi Cruyff.

Aksi pada media sosial tersebut merupakan sinyal awal adanya pembicaraan antara kedua pihak.

Namun, laporan itu menegaskan bahwa Heitinga menolak tawaran tersebut, meski masih membuka peluang untuk masa mendatang.

Nama Heitinga bersanding dengan calon lain seperti Giovanni van Bronckhorst dan mantan pelatih Kanada, John Herdman.

Selain latar Belanda yang dekat dengan Indonesia, ia memiliki garis keturunan Maluku dari kakeknya, dan ayahnya lahir di Jakarta.

Karir Kepelatihan John Heitinga

Karier kepelatihan Heitinga terbilang singkat, bermula dari tim muda Ajax pada 2021–2023 sebelum menjadi pelatih sementara tim utama selama enam bulan.

BACA JUGA: Nama Timur Kapadze Ramaikan Bursa Pelatih Timnas Indonesia, Dunia Sepak Bola Gempar

Ia kemudian menjadi staf pelatih West Ham dan Liverpool, sebelum kembali ke Ajax pada 2025–2026.

Pada periode keduanya di Ajax, performa buruk di Liga Belanda dan Liga Champions membuatnya diberhentikan setelah lima bulan bertugas.

Pengalaman tersebut menjadi catatan terbaru dalam perjalanan kepelatihannya.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp