Jateng

Jual Bandeng Presto Hingga 2 Ton Per Hari saat Libur Lebaran, Toko Oleh-oleh Semarang Tambah Pegawai

×

Jual Bandeng Presto Hingga 2 Ton Per Hari saat Libur Lebaran, Toko Oleh-oleh Semarang Tambah Pegawai

Sebarkan artikel ini
bandeng presto
Kondisi toko Bandeng Juwana Erlina saat musim libur Lebaran. (Instagram.com/bandengjuwana)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tak lengkap rasanya jika tak membawa makanan tradisional khas saat mudik ke Semarang, Jawa Tengah.

Salah satu makanan favorit yang sering menjadi buah tangan ialah bandeng presto.

Toko Bandeng Juwana Elrina yang berlokasi di Jalan Pandanaran, Kota Semarang menjadi primadona. Bahkan, pembeli rela mengantre panjang demi membawa pulang olahan makanan favorit wisatawan, yakni bandeng presto.

Selama libur Lebaran, sebanyak dua ton bandeng presto produksi Bandeng Juwana Elrina terjual setiap hari.

Tak hanya bandeng presto, toko tersebut menyediakan berbagai produk oleh-oleh yang juga menjadi incaran wisatawan saat ke Semarang, seperti tahu bakso, lumpia, moaci, dan wingko babat.

Berbagai macam kripik, jajanan dari olahan pisang, roti kering, kue ganjel rel, dan aneka snack lain juga kerap menjadi opsi oleh-oleh lainnya.

BACA JUGA: Selain Pasar Klewer, Ini Rekomendasi Toko Baju dan Oleh-oleh Batik di Kota Solo

Kepala Toko Bandeng Juwana Erlina, Dinar, mengungkap, terjadi peningkatan penjualan dari H-2 Lebaran di seluruh outlet.

“Peningkatannya biasanya dari H-2 Lebaran di semua outlet, kami ada 4 outlet di Semarang. Sampai saat ini peningkatannya sekitar 10 persen, karena liburnya masih panjang,” ungkap Dinar dalam sebuah wawancara, Jumat, 4 April 2025.

Kata Dinar, tokonya sudah menyiapkan tambahan produksi bandeng presto sejak H-7 dan berlanjut hingga H+7 Lebaran.

Tak hanya itu, ia pun sampai harus menambah 50 karyawan pocokan untuk melayani di bagian produksi dan penjualan selama libur Lebaran.

Ia turut mengungkap, selama libur Lebaran toko tersebut mampu menjual dua ton bandeng presto di seluruh outlet atau cabang toko.

Dua toko berada di Jalan Pandanaran, satu toko di Jalan Pamularsih Raya, dan satu toko lainnya di Jalan Prof. Dr. Hamka Ngaliyan.

“Sehari bisa habis 1-2 ton bandeng presto, kalau pembelinya bisa lebih dari seribu orang setiap harinya,” ungkap dia.

Bandeng duri lunak jadi favorit wisatawan

Menurut keterangannya, bandeng duri lunak menjadi buah tangan favorit wisatawan maupun pemudik yang berkunjung ke tokonya.

BACA JUGA: Sama-sama Enak dan Terjangkau, Ini Rekomendasi 10 Oleh-Oleh Khas Semarang Selain Lumpia dan Bandeng Presto

Harga olahan bandeng bervariasi, mulai Rp 60 ribu untuk pepes bandeng dan olahan bandeng duri lunak seharga Rp133 ribu per kilogramnya.

“Best seller kita bandeng duri lunak. Belinya bisa kiloan atau per biji. Semua olahan bandeng sebenarnya juga sama-sama best seller seperti otak-otak, asap pepes, dalam sangkar, tumis atau bakso, wingko babat itu juga,” pungkas dia. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp