Jateng

Kabupaten Pekalongan Gencarkan Efisiensi, Wabup Sukirman: ATK Kena Pangkas 50 Persen, Kita Digitalisasi

×

Kabupaten Pekalongan Gencarkan Efisiensi, Wabup Sukirman: ATK Kena Pangkas 50 Persen, Kita Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
wakil bupati pekalongan sukirman // efisiensi anggaran
Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, saat beritajateng.tv jumpai di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis, 6 Maret 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Imbas Inpres Efisiensi Anggaran, Wakil Bupati Pekalongan Sukirman akan gencarkan rapat melalui daring.

Sebab, kata Sukirman, refocusing itu tak akan menyasar hal-hal fundamental di masyarakat. Seperti pelayanan masyarakat, kesehatan, dan lainnya.

“Kita gak mengambil poin-poin penting di masyarakat. Kita prioritaskan infrastruktur, intinya sama seperti kebijakan pusat dan provinsi,” ungkap Sukirman saat beritajateng.tv jumpai di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis, 6 Maret 2025.

Sukirman pun tak menampik berbagai pos anggaran terpotong imbas efisiensi. Bahkan, kata dia, pemotongan anggaran alat tulis kantor (ATK) mencapai 50 persen.

Namun, Sukirman berharap efisiensi anggaran itu tak membuat banyak pihak, utamanya ASN, khawatir.

“Pemotongan anggaran ATK salah satunya, kenanya hampir 50 persen. Sekarang kan kalau situasi digital semacam ini, penggunaan kertas segala macam kan gak terlalu efektif. Nah sebenarnya kita melihat itu saja,” tegas dia.

BACA JUGA: Efisiensi Anggaran Infrastruktur, Warga Terdampak PSN Bendungan Jragung Bakal Terkena Imbasnya

Kata Sukirman, ia akan mendigitalisasi hal-hal yang bersifat administratif di Kabupaten Pekalongan.

“Kita digitalisasi surat segala macam, surat undangan segala macam cukup pdf. Rapat rapat risalahnya segala macam ya pakai saja digital. Kecuali dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk laporan ke BPK, dokumen negara semacam KPPD, Perda,” ungkap dia.

Perihal rapat, Sukirman mengaku akan memaksimalkan ruang rapat di dinas-dinas.

“Memaksimalkan ruang rapat di dinas, bila mana perlu, kalau misalnya melibatkan camat dan sebagainya, kita zoom saja, toh ruang lingkupnya sempit,” tegas dia.

BACA JUGA: Tak Cuma Buat Makan Bergizi Gratis, Anggota DPD RI Muhdi Minta Efisiensi Anggaran untuk Angkat Guru Honorer

Terakhir, Sukirman menegaskan perjalanan dinas yang tak krusial tetap terpangkas.

“Tetap ada larangan perjalanan dinas yang gak efisien, tapi kalau untuk undangan seperti ini yang substantif, kita lakukan,” pungkas Sukirman. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp