Di beberapa daerah lain, kata Hersubeno, langkah Budi dianggap sebagai “mencari suaka politik” setelah kehilangan jabatan dan kekuasaan pasca lengsernya Jokowi.
Hersubeno menutup analisanya dengan pernyataan tajam, “Gerindra kini berada di persimpangan antara idealisme perjuangan dan politik pragmatis. Jika menerima Budi, partai bisa kehilangan reputasi yang mereka bangun bertahun-tahun.” (*)




