Jateng

Kaji Tiru ke Kabupaten Lamongan, Kota Salatiga Perkuat Strategi Penurunan Stunting

×

Kaji Tiru ke Kabupaten Lamongan, Kota Salatiga Perkuat Strategi Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin (kanan) saat memimpin kegiatan Kaji Tiru penurunan Stunting di Kabupaten Lamongan. (dok. Pemkot Salatiga)
Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin (kanan) saat memimpin kegiatan Kaji Tiru penurunan Stunting di Kabupaten Lamongan. (dok. Pemkot Salatiga)

SALATIGA, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting dengan belajar dari daerah yang dinilai sukses. Melalui Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS), Pemkot Salatiga melakukan kaji tiru ke Kabupaten Lamongan yang dikenal berhasil menekan angka stunting secara signifikan.

Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, menyatakan kegiatan ini bertujuan menggali praktik terbaik yang dapat di adaptasi di Kota Salatiga. TPPS Salatiga melaksanakan kunjungan tersebut pada Kamis, 9 April 2026.

Ia menegaskan, Lamongan terpilih karena capaian kinerjanya yang impresif dalam menurunkan angka stunting. Bahkan, daerah tersebut meraih penghargaan Public Government Award dari CNN Indonesia sebagai salah satu wilayah terbaik dalam penanganan stunting.

“Capaian Lamongan menjadi referensi penting bagi kami untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dan terukur,” jelas Nina.

BACA JUGA: Mudik Jadi Ajang Latih Mandiri, Santri 16 Tahun Berani Pulang Sendiri dari Semarang ke Lamongan

Pemkot Salatiga juga terus memperkuat komitmen melalui berbagai langkah strategis berbasis data. Dengan belajar dari Lamongan, Salatiga berharap mampu mengadopsi pendekatan yang lebih presisi dalam menangani persoalan stunting.

Dalam kaji tiru tersebut, TPPS Salatiga mempelajari sejumlah program unggulan yang Lamongan jalankan. Di antaranya Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang fokus pada edukasi pola asuh, gerakan FERRAMEG untuk pemberian tablet tambah darah, inovasi SADEL CEPAK dalam pencegahan pernikahan dini, serta program GENTING yang mendorong kolaborasi pendanaan antara pemerintah dan sektor swasta.

Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, dalam paparannya juga menyampaikan bahwa tren penurunan stunting di daerahnya menunjukkan progres positif berkat sinergi lintas sektor.

BACA JUGA: Minta Tukar Jadwal, PSIS Semarang Siap Tandang Lagi, Persela Lamongan Jadi Tuan Rumah Duluan

Melalui kegiatan ini, Pemkot Salatiga menargetkan lahirnya rekomendasi kebijakan inovatif yang bisa di terapkan secara konkret di daerahnya. Pendekatan berbasis data dan intervensi tepat sasaran menjadi kunci untuk mempercepat penurunan stunting.

“Harapannya, upaya ini mampu mendukung terwujudnya generasi masa depan yang sehat dan berkualitas,” tandas Nina. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp