SEMARANG, beritajateng.tv – Momen mudik Lebaran tak hanya soal pulang kampung, tetapi juga menjadi ajang belajar kemandirian, terutama bagi generasi muda. Hal ini dirasakan Aisy (16), seorang santri asal Lamongan yang nekat pulang sendiri dari Semarang ke kampung halamannya di Lamongan.
Saat beritajateng.tv temui di Stasiun Tawang Semarang, Aisy mengaku ini adalah pengalaman pertamanya melakukan perjalanan jauh tanpa orang tua maupun keluarga.
“Iya, ini pertama kali pulang kampung sendiri,” ujarnya pada Rabu, 18 Maret 2026.
Selama setahun terakhir, Aisy tinggal di Semarang untuk mondok di Pondok Pesantren Alfatihah Semarang. Ia hanya pulang setahun sekali saat Lebaran. Tahun ini, ia memilih untuk pulang secara mandiri, meski sempat merasa gugup.
“Takut sih, tapi ya nekat aja. Biar belajar mandiri,” katanya.
BACA JUGA: Cegah Penumpukan di KM 429A, Polres Semarang Arahkan Pemudik ke Rest Area KM 439A
Perjalanan Aisy dimulai dari Semarang menggunakan kereta api tujuan Babat Lamongan dengan tiket seharga Rp77 ribu. Ia diantar oleh pengurus pondok hingga stasiun, namun tetap harus menjalani perjalanan sendirian di dalam kereta.
“Awalnya kira bisa dianter sampai masuk [peron] ternyata enggak boleh. Jadi ya sendiri,” ungkapnya.
Setibanya di Stasiun Babat, Aisy rencananya akan melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Tuban, sebelum akhirnya keluarga jemput untuk sampai ke rumahnya di wilayah Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan.
Meski terdengar sederhana, perjalanan ini menjadi pengalaman besar bagi remaja seusianya. Apalagi, Aisy mengaku belum memiliki persiapan khusus selain keberanian.
“Belum ada persiapan apa-apa, asal jalan aja,” katanya sambil tersenyum.
Keputusan untuk mudik mandiri bukan tanpa alasan. Ia ingin membiasakan diri agar ke depan tidak selalu bergantung pada orang tua.
“Sebenarnya ditawarin dijemput ibu, tapi aku pengin sendiri. Biar tahun depan sudah terbiasa,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mempertimbangkan kondisi orang tua yang harus menempuh jarak jauh jika harus menjemput ke Semarang.
“Kasihan juga kalau harus jemput jauh-jauh,” tambahnya.





