Politik

Kalah di Pilgub Jawa Tengah, PDIP Cari Bukti Keterlibatan Parcok

×

Kalah di Pilgub Jawa Tengah, PDIP Cari Bukti Keterlibatan Parcok

Sebarkan artikel ini
puan maharani
Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani saat dijumpai di Panti Marhaen, Kota Semarang, Rabu 4 September 2024 malam. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah usungan PDIP, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi (Hendi) harus menelan pil pahit dalam Pilgub Jateng 2024. Andika-Hendi harus mengakui keunggulan lawannya, Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

Ketua DPD PDIP Puan Maharani menyebut, banyak faktor yang menyebabkan kalahnya Andika-Hendi di daerah yang erat dengan julukan kandang banteng itu. Kekalahan ini mendorong PDIP untuk segera melakukan evaluasi baik internal maupun eksternal.

“[Penyebabnya apa] ya banyak, kalau mau disampaikan banyak penyebabnya. Kita evaluasi internal kita juga evaluasi eksternal,” kata Puan usai menghadiri Laporan Hasil Pilkada di Kantor DPD PDIP Jateng, Senin, 2 Desember 2024.

Perihal dugaan campur tangan alias cawe-cawe “Partai Cokelat” atau “Parcok”, Puan meminta masyarakat menilai sendiri.

BACA JUGA: Jagoan PDIP Menang di 19 Daerah, Jawa Tengah Masih jadi Kandang Banteng?

Sebagai informasi, Parcok sendiri merupakan istilah yang merujuk pada oknum polisi. Kata “coklat” berdasarkan warna baju dinas kepolisian yang berwarna cokelat. Jika ada bukti keterlibatan Parcok dalam kalahnya PDIP di Pilgub Jawa Tengah, kata Puan, ia meminta penindaklanjutan.

“Saya meminta seluruh struktur juga masyarakat yang ada di Jawa Tengah jika memang kemudian ditemukan bukti-bukti terkait hal itu [keterlibatan Parcok] tolong laporkan ke pihak yang berwenang,” tekan Puan.

Lebih lanjut, Puan tak menampik, banyaknya kecurangan itu menjadi salah satu faktor kalahnya Andika-Hendi. Ia pun meminta kader, relawan, atau masyarakat jika menemukan hal-hal yang tidak sesuai aturan untuk segera mengumpulkan bukti-bukti.

“Tentu saja kami meminta mengumpulkan bukti-bukti kemudian melakukan laporan ke pihak yang berwenang, apakah Bawaslu, apakah ke KPU, dan ke tim hukum internal partai untuk kemudian di teruskan,” ucapnya.

PDIP menangi 19 dari 35 kabupaten/kota di Pilkada Jawa Tengah

Meski menelan kekalahan di Pilgub Jawa Tengah, Puan menegaskan jika PDIP masih berjaya di Jawa Tengah. Total, pasangan calon (paslon) usungan PDIP menang di 19 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

BACA JUGA: Hendrar Prihadi Gelar Pengajian, Sebut Pengalaman Pilpres jadi Alasan PDIP Jaga Ketat Kandang Banteng

Jumlah tersebut lebih dari setengah total kabupaten/kota se-Jawa Tengah, yakni 35 kabupaten/kota.

“Kami tetap semangat walaupun Pilgub belum berhasil, belum bisa memenangkan kembali Pilgub di Jawa Tengah, tapi alhamdulillah 19 kabupaten/kota PDIP bisa berhasil menang,” tandas Puan. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp