SEMARANG, beritajateng.tv – Hari terakhir masa tenang, Cawagub Jawa Tengah nomor urut 1, Hendrar Prihadi alias Hendi menggelar pengajian dan doa bersama di rumahnya, Lempongsari, Kota Semarang, Selasa, 26 November 2024 malam.
Selama menjalani masa tenang tiga hari, Hendrar Prihadi mengaku melakukan kegiatan spiritual.
“Ini hari terakhir ya di hari tenang. Kita selama tiga hari ini mengadakan kegiatan yang sifatnya lebih pada mendekat pada Allah SWT, mulai khatam Qur’an, ada doa, malam ini ada pengajian juga,” ujar Hendrar Prihadi.
Dalam kesempatan itu, hadir keluarga besar, tetangga, hingga komunitas ojek online yang ikut pengajian.
“Kita undang tetangga, temen-temen yang belum sempet tersentuh sama aktivitas kampanye kita, kita undang di sini sambil memanjatkan doa bersama,” ujar Hendrar Prihadi
Hendi mengaku pihaknya melakukan puasa selama masa tenang. Hal itu, katanya, berdasarkan instruksi Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP), Bambang ‘Pacul’ Wuryanto.
“Perintah dari partai ya, Mas Bambang Pacul selaku Ketua DPD bahwa hari tenang diisi selain dengan pemantauan money politic juga dengan hal hal yang sifatnya mendekat pada Allah SWT,” jelasnya.
Hendrar Prihadi berharap tirakat bisa hasilkan kemenangan
Dengan puasa dan pengajian bersama tersebut, Hendi ingin memantapkan hasil kampanyenya selama kurang lebih 62 hari.
“Selama kampanye 62 hari ini udah selesai, situasinya kondusif, maka kita ingin masyarakat yang sudah disapa, yang dijelaskan program, masyarakat yang bersimpati ini bener-bener kompak suaranya disalurkan,” ucapnya.
BACA JUGA: Respons Hendrar Prihadi saat Luthfi Salah Sebut Nama Cawagubnya: Mungkin Terlalu Under Pressure
Setali tiga uang, tutur Hendrar Prihadi, Andika Perkasa juga melakukan hal serupa selama masa tenang.
“Pak Andika juga melakukan kegiatan ritual yang sama. Beliau mengumpulkan Kyai, temen-temen relawan untuk berdoa dan memohon pada Allah. Mudah mudahan perjalanan kita selalu mendapat lindungan Allah,”ujarnya.
Ia berharap, puasa dan pengajian selama masa tenang yang seluruh kader, relawan, dan pendukung lakukan mampu memberikan hasil yang terbaik. Yaitu kemenangan pada Pilgub Jawa Tengah 2024.
“Meskipun kita memahami bahwa Jateng kandang banteng. Tapi pengalaman Pilpres itu menentukan kita harus waspada. Kekuatan mereka yang mempunyai logistik jauh lebih besar dari kita jadi tantangan dan PR,” pungkas Hendi. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





