“Dulu tampilannya kurang tertata, sekarang sudah jauh lebih cantik. Ruang pamer bersih, kawasan lebih rapi, dan ini membuat pengrajin maupun pengunjung merasa nyaman,” katanya.
Selain memperkuat identitas budaya, Pemkot Semarang juga menaruh perhatian besar pada dampak ekonomi bagi warga sekitar.
Agustina menegaskan pemerintah kota akan terus mendorong promosi Kampung Batik Rejomulyo agar semakin dikenal wisatawan.
“Tugas pemerintah kota adalah meng-endorse kawasan ini. Kami ingin wisatawan datang, berbelanja dengan aman dan nyaman, lalu kembali lagi,” pungkasnya. (*)
Editor : Elly Amaliyah





