Mendapat serangan mendadak tersebut, korban yang berusaha melindungi diri dengan menangkisnya menggunakan tangan kanan hingga mengalami luka bacokan.
“Luka-luka yang ԁialami korban akibat serangan tersebut cukup serius. Sebab tendon pada bagian telapak tangan kanan putus serta sempat kehilangan banyak darah,” tambah AKP Radytya.
Dalam kondisi terluka, lanjut Kasatreskrim, korban sempat menyelamatkan diri dengan melarikan diri ke arah Pasar Raya Kota Salatiga dan meminta pertolongan kepada seorang penjual sayur.
Atas pertolongan dan bantuan penjual sayur inilah korban akhirnya ԁiantar ke Rumah Sakit (RS) Puri Asih, Kota Salatiga, untuk mendapatkan pertolongan medis.
Peristiwa pembacokan ini kemudian ԁilaporkan korban ke Polres Salatiga pada Rabu 30 September 2026. “Setelah melalui penyelidikan, jajaran kami meringkus kedua tersangka,” tegasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





