Jateng

Kebut Perbaikan Ruas Randublatung-Cepu, Ahmad Luthfi Bakal Alihkan Dana Pokir DPRD untuk Infrastruktur Jalan

×

Kebut Perbaikan Ruas Randublatung-Cepu, Ahmad Luthfi Bakal Alihkan Dana Pokir DPRD untuk Infrastruktur Jalan

Sebarkan artikel ini
ahmad luthfi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Jawa Tengah yang berlangsung di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Kamis, 4 Juni 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Banyak di sana, tapi pada prinsipnya perbaikan infrastruktur jalan tersebut menjadi prioritas kita,” lanjutnya.

APBD Perubahan Disiapkan untuk Tambah Anggaran Jalan, Luthfi Singgung Dana Pokir DPRD

Luthfi mengakui, kebutuhan anggaran perbaikan jalan masih cukup besar. Oleh sebab itu, Pemprov Jawa Tengah akan melakukan penyesuaian melalui APBD Perubahan.

Sejumlah pos anggaran akan ia arahkan untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur jalan yang rusak, salah satunya ialah Dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dari DPRD Jawa Tengah.

“Ya makanya itu, di APBD Perubahan nanti kita sesuaikan anggarannya. Dana Pokir dan lain sebagainya kita revitalisasi untuk kita arahkan kepada penyelesaian masalah infrastruktur jalan,” katanya.

Blora Dapat Rp75 Miliar untuk Penanganan Jalan pada Tahun 2025

Luthfi mengungkap, Kabupaten Blora memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp75 miliar pada tahun 2025 untuk penanganan infrastruktur jalan.

Dari jumlah tersebut, Rp45 miliar dialokasikan untuk jalan provinsi dan Rp30 miliar untuk jalan kabupaten maupun kota.

“Blora itu mendapat alokasi anggaran tahun 2025 sebesar Rp75 miliar. Rinciannya Rp45 miliar untuk penanganan jalan provinsi, dan Rp30 miliar untuk jalan kabupaten/kota,” terangnya.

Ia mengatakan, musim hujan yang berlangsung cukup panjang beberapa waktu lalu turut memengaruhi kondisi jalan di sejumlah daerah termasuk di Blora. Sebab itu, Pemprov Jawa Tengah kembali memetakan ruas jalan yang mengalami kerusakan berat maupun belum mencapai kondisi mantap.

“Itu anggaran tahun 2025. Nah, di tahun 2026 ini baru kita tata lagi anggarannya. Untuk apa? Ya untuk mengecek mana jalan yang bolong. Karena musim penghujan kita kemarin kan panjang sekali,” ujarnya.

Luthfi mengaku, pihaknya telah mengumpulkan dinas terkait untuk melakukan evaluasi kondisi jalan pascamusim hujan.

“Nah, hari ini mumpung sudah mulai masuk musim kering, maka kita harus cek lagi dan kemarin sudah saya rapatkan. Jadi dinas terkait sudah kita kumpulkan, kita cek lagi mana jalan yang belum mantap kondisinya atau jalan yang rusak berat. Itu harus segera kita selesaikan perbaikannya,” sambung Luthfi.