SEMARANG, beritajateng.tv – Usai dugaan praktik Pertamax oplosan yang membuat publik heboh, kini muncul kabar soal produk minyak goreng kemasan Minyakita yang diduga curang.
Produk Minyakita menjadi sorotan setelah terdapat penemuan bahwa takaran minyak goreng dalam kemasan tidak sesuai takaran pada label kemasan.
Sebelumnya, kabar soal Minyakita ini sempat ramai di media sosial. Kemudian, hal ini diperkuat dengan pernyataan dari Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.
Andi Amran Sulaiman menemukan minyak goreng kemasan MinyaKita yang tidak sesuai dengan takaran di Pasar Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Dia menjelaska, sebelumnya ia melakukan keliling dan sidak untuk melihat langsung kondisi pasar. Saat sidak, Mentan menemukan penjualan minyak goreng tersebut dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang seharusnya Rp15.700 per liter, namun di jual seharga Rp18.000.
BACA JUGA: Usai Isi Pertamax di SPBU Solo, Mobil Ini Mogok: Sebagian Mengandung Air
Selain itu, Mentan juga menemukan bahwa isi kemasan Minyalita tidak sesuai dengan yang tertera di label, yakni hanya berisi 750 hingga 800 mililiter. “Ini jelas tidak cukup 1 liter,” ujar Mentan seperti beritajateng.tv kutip dari Antara pada Senin, 10 Maret 2025.
Menemui hal curang tersebut, ia meminta agar perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran segera di proses secara hukum dan di tutup. Ia juga meminta Satgas Pangan dan Bareskrim Polri segera bertindak untuk menegakkan aturan.
Bareskrim beberkan 3 perusahaan curang
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Brigjen Helfi Assegaf mengatakan pihaknya telah mendapati minyak goreng bermerk Minyakita yang disunat.
“Bahwa telah di temukan minyak goreng merek MinyaKita, yang secara langsung di lakukan pengukuran terhadap 3 merek MinyaKita yang di produksi oleh 3 produsen yang berbeda. Dan ukurannya tidak sesuai dengan yang tercantum di dalam label kemasan,” ujar Helfi
Helfi lantas membeberkan tiga perusahaan yang menyunat isi dari minyak goreng tersebut.





