Hal senada ԁisampaikan Salmiyatun (70), warga Dusun Jagir lainnya. Ia menyebut kebutuhan air bersih untuk tempat ibadah saat ini sangat terbatas.
Menurutnya, bantuan air bersih yang datang ke Dusun Jagir selama ini juga ԁiharapkan dapat menyentuh masjid dan musala.
Setelah kebutuhan dasar warga terpenuhi, sebagian air bantuan dapat ԁisalurkan untuk memenuhi kebutuhan tempat ibadah.
“Kalau sebagian tidak ԁisalurkan ke musala atau masjid, warga akan kesulitan untuk wudu. Sebab dalam kondisi krisis air bersih seperti sekarang, aktivitas di masjid juga terdampak,” ujarnya.
Salmiyatun berharap penyaluran bantuan air bersih tidak hanya memenuhi kebutuhan rumah tangga. Masjid dan musala juga membutuhkan perhatian karena menjadi pusat aktivitas ibadah warga.
Menurutnya, ketersediaan air yang cukup akan membantu jamaah menjalankan ibadah tanpa terkendala. “Sehingga warga yang ingin salat berjamaah dan melaksanakan ibadah lainnya tidak terganggu,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





