Kendati demikian, Marco enggan disebut sebagai breeder. Ia mengaku tidak fokus berbisnis jual-beli kucing. Melainkan hanyalah hobi memelihara kucing.
Selama ini pun, orang-orang yang mengadopsi kucingnya adalah rekan-rekan Marco sendiri.
“Kalau dihitung breeder peternak sebenarnya rugi, rugi karena melihara kucing 12 ekor dalam satu waktu, pokoknya buat iseng-iseng aja ngisi waktu,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





