Jateng

Ketua DPRD Jateng Apresiasi EK View Agroedupark jadi Destinasi Wisata Penggerak Pertanian

×

Ketua DPRD Jateng Apresiasi EK View Agroedupark jadi Destinasi Wisata Penggerak Pertanian

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Jateng Sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto saat berkunjung ke EK View Agroedupark di Dukuh Karanggeneng, Sumurejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, belum lama ini. (DPRD Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua DPRD Jateng Sumanto mengapresiasi keberadaan EK View Agroedupark di Dukuh Karanggeneng, Sumurejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Menurutnya, kawasan wisata edukasi yang berada di Kebun Benih Hortikultura milik Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng itu menjadi contoh pengelolaan aset pemerintah yang memberikan manfaat di bidang pendidikan, dan pariwisata.

Hal tersebut Sumanto katakan saat berkunjung ke EK View Agroedupark, belum lama ini. Ia mengatakan, konsep tempat tersebut sangat menarik karena menggabungkan fungsi kebun benih hortikultura dengan destinasi wisata edukasi yang dapat dinikmati berbagai kalangan.

“Ini bukan sekadar tempat wisata, tapi menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi masyarakat. Terutama anak-anak dan generasi muda untuk mengenal dunia pertanian secara langsung. Edukasi seperti ini sangat penting agar masyarakat semakin mencintai sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian Jawa Tengah,” kata Sumanto.

BACA JUGA: Sumanto Ajak Warga Desa Paseban Kembangkan Potensi Pertanian dan Pariwisata

Nama EK View sendiri merupakan singkatan dari Embung Karanggeneng View, sesuai dengan lokasi kawasan wisata yang berada di Dukuh Karanggeneng, Sumurejo, Kecamatan Gunungpati. Kawasan ini berdiri di atas lahan kebun benih hortikultura seluas kurang lebih 11 hektare yang menghasilkan berbagai komoditas benih unggulan, seperti durian, rambutan, jambu air, kelengkeng, buah naga, sirsak, dan berbagai tanaman hortikultura lainnya.

Ketua DPRD Jateng Sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto saat mengunjungi EK View Agroedupark di Karanggeneng, Sumurejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, belum lama ini. (DPRD Jateng)

Menurut Sumanto, keberadaan kebun benih yang berkembang menjadi kawasan wisata edukasi memberikan nilai tambah. Sebab masyarakat tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga memperoleh pengetahuan mengenai budidaya tanaman.

“Konsep seperti ini harus terus dikembangkan. Pertanian jangan hanya dipandang sebagai sektor produksi, tetapi juga bisa menjadi sarana edukasi, rekreasi, sekaligus membuka peluang ekonomi. Ketika masyarakat datang berkunjung, manfaatnya akan banyak pihak rasakan, mulai dari pengelola, pelaku UMKM, hingga masyarakat di sekitar kawasan,” ujarnya.

Sumanto berharap bisa menjadi destinasi unggulan