Jateng

Ketua DPRD Jateng Sumanto Ungkap Alasan Minimnya Minat Anak Muda jadi Petani

×

Ketua DPRD Jateng Sumanto Ungkap Alasan Minimnya Minat Anak Muda jadi Petani

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Jateng Sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto saat menggelar Temu Tani di Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. (Humas DPRD Jateng)

Menurut perhitungan yang ia sampaikan, dari total sekitar 12.000 tanaman kangkung yang petani budidayakan, setiap panen dapat menghasilkan sekitar 600 ikat. Dengan asumsi satu ikat berisi 20 batang dan harga jual Rp1.000 per ikat, maka potensi omset yang petani peroleh mencapai Rp600 ribu per hari.

BACA JUGA: Semangat Merawat Pertiwi di Tawangmangu, Ketua DPRD Jateng Sumanto: Kita Punya Tanggung Jawab Moral Menjaga Bumi

Sementara itu, kebutuhan biaya operasional harian yang meliputi benih, pupuk, air, dan transportasi menurut perkiraan sebesar Rp180 ribu per hari. Dengan demikian, estimasi laba bersih yang dapat petani peroleh mencapai sekitar Rp420 ribu per hari.

“Ini bisa njenengan garap sendiri, tanpa perlu buruh tani. Cukup dua jam setiap hari dan konsisten. Potensi laba bersihnya bisa mencapai sekitar Rp420 ribu per hari atau sekitar Rp12,6 juta per bulan. Ini tentu bisa menjadi tambahan penghasilan yang cukup baik bagi keluarga,” terang Sumanto.

Menurutnya, contoh tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Terutama jika masyarakat mampu membaca kebutuhan pasar dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp