Ekbis

Komitmen Bank Jateng Dorong UMKM Naik Kelas: Kisah Sukses Mamnich Angkat Potensi Lokal ke Pasar Modern

×

Komitmen Bank Jateng Dorong UMKM Naik Kelas: Kisah Sukses Mamnich Angkat Potensi Lokal ke Pasar Modern

Sebarkan artikel ini
bank jateng
Para perajin di rumah produksi Mamnich Tas'souvenir, Solo, sedang menyelesaikan proses awal pembuatan tas etnik berbahan wastra Nusantara. UMKM binaan Bank Jateng ini berkomitmen menjaga kualitas produk home industri sekaligus menggerakkan ekonomi warga lokal. (Bank Jateng)

SOLO, beritajateng.tv – Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif pelaku usaha lokal.

Salah satu kisah sukses datang dari Mamnich Tas’souvenir, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Bank Jateng asal Solo yang sukses menyulap kain tradisional menjadi produk tas etnik berkualitas premium dengan omzet yang terus bertumbuh.

Memadukan keindahan kain wastra seperti batik, tenun, dan lurik ke dalam bentuk tas modern, Mamnich berhasil membuktikan bahwa produk lokal mampu bersaing dan memiliki nilai jual tinggi di pasar modern.

BACA JUGA: Perkuat Sinergi Pendidikan dan Layanan Keuangan, Bank Jateng Resmikan KCP UNS dan Gedung UNS Smart

Perjalanan Mamnich di industri kreatif ini terbilang unik dan penuh perjuangan. Usaha home industri ini lahir justru di tengah situasi sulit pada masa awal pandemi Covid-19. Saat wilayah Solo dan sekitarnya mengalami kelangkaan masker kain.

Founder Mamnich, Fransiska, tergerak untuk mengambil peran. Melihat minimnya pasokan masker dari pemerintah kala itu, ia memanfaatkan keterampilan dan mesin jahitnya. Yakni untuk memproduksi masker kain secara mandiri.

Mulai dari proses pemotongan bahan, menjahit, hingga pengemasan dan pengiriman ke berbagai sekolah di sekitar Solo, semua ia kerjakan seorang diri

Seiring berjalannya waktu dan melonjaknya permintaan, Fransiska mulai melihat peluang yang lebih besar. Ia tidak lagi berjalan sendiri; Mamnich mulai merangkul dan memberdayakan warga sekitar yang memiliki keterampilan menjahit.

Langkah ini tidak hanya berhasil meningkatkan kapasitas produksi. Tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar.

Pasca-pandemi, Mamnich bertransformasi dengan fokus pada lini produk tas etnik. Komitmen untuk mempertahankan kualitas home industri yang rapi. Juga detail membuat produknya cepat memikat hati konsumen.

“Bagi kami, Mamnich bukan sekadar bisnis, tapi juga media untuk mengenalkan kembali kekayaan wastra Nusantara kepada generasi muda dengan cara yang praktis dan modis.