Helly mengatakan, status tuan rumah menghadirkan tanggung jawab ganda bagi Kota Semarang, yakni menyukseskan penyelenggaraan dan memastikan atlet mampu bersaing secara maksimal.
“Sebagai tuan rumah, tentu ada kebanggaan bagi warga Kota Semarang. Namun, pada saat yang sama, kami juga harus mempersiapkan prestasi atlet. Alhamdulillah, sampai sekarang kedua hal tersebut berjalan beriringan dan diharapkan pelaksanaan Porprov dapat berlangsung lancar,” ujarnya.
Pertandingan Porprov Jateng XVII 2026 akan tersebar di enam daerah di kawasan Semarang Raya, yakni Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, dan Kota Salatiga, sesuai pembagian lokasi penyelenggaraan venue.
Dari total 57 cabang olahraga pertandingan, sebanyak 29 cabor bakal berlangsung di Kota Semarang. Cabang lainnya akan di selenggarakan di daerah tuan rumah pendamping.
Penyebaran lokasi pertandingan di perkirakan mendatangkan atlet, keluarga, dan pendukung dari berbagai daerah. Selain meramaikan arena pertandingan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan destinasi wisata dan produk unggulan daerah.
Dengan menyiapkan 845 atlet, Kota Semarang kini menghadapi dua tantangan sekaligus: menjaga prestasi olahraga dan menyukseskan penyelenggaraan Porprov Jateng 2026.
Target juara umum menjadi ambisi yang ingin Semarang capai, sementara keberlanjutan pembinaan harapannya melahirkan atlet yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional. (*)





