SEMARANG, beritajateng.tv – Masa depan Sudi Abdallah bersama PSIS Semarang dipastikan berakhir usai kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 selesai. Striker asal Burundi itu datang menggantikan Carlos Fortes pada awal musim ini.
Meski sempat absen cukup lama karena cedera, Sudi mampu bangkit. Ia kembali kuat dan langsung mendapat kepercayaan sebagai starter di putaran kedua. Penampilannya cukup solid meski tim mengalami penurunan performa.
BACA JUGA: Laga Terakhir Liga 1 Sebelum Degradasi, PSIS Semarang Tetap Ingin Menang Kontra Barito Putera
Ia mengaku betah tinggal di Semarang. Namun, kenyataan PSIS Semarang harus turun kasta ke Liga 2 membuat Sudi berpikir ulang. Ia menimbang ulang langkah selanjutnya karena ingin tetap bersaing di level tinggi.
Pemain timnas Burundi ini menyadari pentingnya bermain di liga utama. Baginya, tampil di kasta tertinggi membuka peluang lebih besar agar terus terpantau oleh pelatih negaranya. Ia juga menyampaikan keinginannya agar tetap bermain di Indonesia.
BACA JUGA: Persis Solo Selamat dari Degradasi, Kaesang Pangarep Malah Beri Isyarat Mundur Direktur Utama
“Kalau ada tawaran, saya lebih pilih Liga 1. Sulit masuk tim nasional negara saya jika tampil di Liga 2,” ujar Sudi, Kamis, 22 Mei 2025.
Nama Sudi sempat dikaitkan dengan Bhayangkara FC yang baru promosi. Namun, ia belum mau memberi tanggapan soal rumor tersebut. Fokusnya saat ini lebih ke menyelesaikan musim dengan profesional.
BACA JUGA: Soal PSIS Semarang Degradasi Liga 2, Begini Tanggapan Walikota Agustina
Selain itu, ia mulai menerima sejumlah tawaran dari luar negeri. Salah satunya berasal dari klub Liga Arab. Ia menyebut pengalaman sebelumnya bermain di Yordania menjadi nilai tambah baginya.
“Aku sudah dapat beberapa penawaran dari Arab. Karena aku pernah main di sana, mungkin itu jadi peluang,” jelasnya. (*)





