“Kita mulai pengadaan sembako secara sederhana, kerja sama dengan LakuPandai, dengan Samsat Budiman, dan kita juga punya embung dari Dinas Pertanian yang sempat mangkrak, kita perbaiki, kita fungsikan untuk pemancingan. Alhamdulillah sedikit demi sedikit ada pemasukan,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengaku belum mendapatkan fasilitas lain seperti kendaraan operasional. Edi pun mengaku KKMP-nya belum mendapat bantuan kendaraan.
“Fasilitas seperti mobil pikap itu juga belum ada. Di Boyolali katanya sudah ada sekitar 71 mobil, tapi alokasinya ke mana saya tidak tahu. Sepertinya sudah ԁiԁistribusikan, tapi kami belum dapat,” ungkapnya.
Lebih jauh, Edi berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap KKMP di tingkat kelurahan yang hingga kini masih mengalami keterbatasan fasilitas.
“Kami sudah berusaha mengaktifkan koperasi, sudah RAT tanggal 31 Maret kemarin dan ԁipantau pusat. Harapannya ada perhatian dari pemerintah, supaya koperasi ini bisa benar-benar berjalan dengan baik,” tandas Edi. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




