SEMARANG, beritajateng.tv — Siapa sangka, usaha kopi rumahan milik Suharno (56), warga Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, kini berhasil menembus pasar internasional. Berawal dari sekadar coba-coba pada 2019, brand Kopi Sepakung “Mbah Bedjo” kini dikenal hingga Jerman dan Jepang.
Awalnya, Suharno mendapat kesempatan mengikuti studi pengelolaan wisata di Kabupaten Bangli, Bali. Dari sana, ia terinspirasi melihat agrowisata kopi yang sederhana namun selalu ramai pengunjung. Ia pun teringat potensi kopi di desanya yang selama ini belum dikelola secara optimal.
Sepulang dari Bali, Suharno mulai memberanikan diri mengolah biji kopi dari petani lokal. Ia yakin kualitas kopi Sepakung sangat potensial karena penanamannya secara organik di ketinggian 1.000 hingga 1.630 mdpl di lereng Gunung Telomoyo.
BACA JUGA: Ngopi di Atas Kota Semarang, Wade Kopi Hadirkan Rasa Pulang Lewat Rumah Joglo
Namun, perjalanan usahanya tidak selalu mulus. Ia sempat hampir menyerah ketika dua ton kopi hasil produksinya tidak laku dan menumpuk di gudang. Meski begitu, Suharno tidak berhenti. Ia terus belajar dan aktif mengikuti berbagai pameran hingga akhirnya mulai mendapat pesanan.
“Titik baliknya saat ikut expo. Dari situ permintaan mulai datang dan usaha ini berkembang,” ujarnya.
Pada 2020, Suharno memutuskan fokus penuh pada bisnis kopi dan melepas perannya di Pokdarwis Desa Wisata Sepakung. Ia juga memperluas pasokan bahan baku dengan mengambil biji kopi dari lereng Gunung Merbabu untuk menjaga kualitas dan kuantitas produksi.
Kini, sekitar 70 persen petani kopi di Desa Sepakung telah menjadi mitra binaannya. Kapasitas produksi pun meningkat signifikan untuk memenuhi permintaan pasar, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Selama empat tahun terakhir, kopi “Mbah Bedjo” rutin dikirim ke Jerman dengan volume mencapai 4 ton per pengiriman. Di sana, kopi tersebut diolah menjadi produk premium.
Tak hanya itu, pasar baru dari Jepang juga mulai terbuka. Meski volumenya belum sebesar Jerman, permintaan terus menunjukkan tren positif.
Untuk pasar domestik, Kopi Sepakung kini tidak hanya menyuplai kafe, tetapi juga perusahaan penyedia kopi di berbagai daerah.
Suharno melayani berbagai jenis kopi, mulai dari Arabika hingga Robusta, baik dalam bentuk curah maupun specialty. Produk unggulannya adalah Arabika Anaerob dan Natural Anaerob yang memiliki cita rasa khas.
BACA JUGA: Connect Souq Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov Jateng Pasarkan Kopi dan Rempah
Menariknya, tempat produksi kopi miliknya kini juga sering menjadi lokasi studi banding. Banyak pelaku usaha dan komunitas kopi dari berbagai daerah datang untuk belajar, mulai dari proses budidaya hingga pengolahan.
“Sudah banyak yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk belajar di sini,” pungkasnya. (*)
Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.
Gabung Channel WhatsApp





