Hersubeno menilai indikator keberhasilan program belum jelas. Ia mempertanyakan dampak nyata terhadap kesehatan anak. “Kita tidak tahu anak makin sehat atau hanya vendornya yang makin kaya,” katanya.
BACA JUGA: Beredar Isu Pengadaan 32 Ribu Laptop untuk Operasional MBG, Kepala BGN Buka Suara
Ia tetap mendukung program bagi masyarakat kurang mampu. Namun ia menolak jika program berubah menjadi ajang pemborosan anggaran. Ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat dari KPK.
“Kalau sudah diingatkan dan tetap terjadi, harus ada tindakan tegas,” ujarnya. Ia meminta aparat fokus pada kasus korupsi besar yang berdampak luas. (*)





