Peristiwa

Kronologi Dugaan Sebab Kebakaran Rumah di Gedanganak Kabupaten Semarang

×

Kronologi Dugaan Sebab Kebakaran Rumah di Gedanganak Kabupaten Semarang

Sebarkan artikel ini
Sebuah rumah di lingkungan Watububan RT 03/RW 02 Kelurahan Gedanganak Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang terbakar, Rabu malam, 14 Oktober 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)
Sebuah rumah di lingkungan Watububan RT 03/RW 02 Kelurahan Gedanganak Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang terbakar, Rabu malam, 14 Oktober 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebuah rumah di lingkungan Watububan RT 03/RW 02 Kelurahan Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar, Rabu 14 Oktober 2026 malam.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang, Hisyam Alwi mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut diketahui pada Rabu malam, sekitar pukul 23.31 WIB.

Saat itu, kata dia, salah satu tetangga melihat api telah berkobar dan membakar bagian atap rumah milik Pariyoto. Selain memberitahu pemilik rumah, warga tersebut juga menginformasikan peristiwa tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat.

“Informasi kebakaran ini kemudian juga berlanjut melalui penggilan darurat Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Semarang,” katanya, di Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis siang, 15 Oktober 2026.

BACA JUGA: Kronologi Kebakaran di Karaoke Pesona 4 Bandungan Kabupaten Semarang, Dua Ruangan Ludes Terbakar

Dia mengatakan, upaya pemadaman api melibatkan regu Damkar Pos Induk Ungaran. Selain itu juga ada satu regu serta armada Pos Damkar Bergas.

Pemadaman api juga didukung oleh armada tangki air Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan warga setempat.

Kronologi Dugaan Penyebab Kebakaran

Hisyam mengatakan, berdasarkan keterangan pemilik rumah Pariyoto, kakanya bernama Purnomo (59) sedang  memasak air di dapur.

Akan tetapi, dari keterangannya, setelah selesai memasak air yang bersangkutan lupa mematikan kompor.

“Dugaannya api dari kompor inilah yang kemudian memicu terjadinya kebakaran. Kebakaran nyaris menghabiskan seluruh bangunan rumah. Kini kasus kebakaran ini sudah ditangani oleh aparat kepolisian setempat,” katanya.

BACA JUGA: 2 Ekor Sapi Mati dan 1 orang Terluka, Imbas Kebakaran Lahan di Kabupaten Semarang

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran rumah milik Paritoto tersebut. Sementara dugaan kerugian materiil yang timbul, perkiraannya mencapai Rp150 juta.

Lebih lanjut Hisyam mengimbau kepada masyarakat agar selalu mewaspadai potensi terjadinya kebakaran di permukiman. Terlebih saat ini masih musim kemarau dan udara cenderung kering.

“Selain dari kompor, kami juga senantiasa mengimbau agar selalu ada pengecekan pada instalasi kelistrikan. Ini juga bisa menyebabkan kebakaran. Selain itu tidak membakar sampah di lingkungan pemukiman,” bilangnya. (*)

Editor: Diaz A Abidin

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp