Olahraga

Kronologi Lengkap Kerusuhan Pertandingan Persijap Jepara vs Persis Solo: Ricuh dari Dalam hingga Luar Stadion

×

Kronologi Lengkap Kerusuhan Pertandingan Persijap Jepara vs Persis Solo: Ricuh dari Dalam hingga Luar Stadion

Sebarkan artikel ini
Kerusuhan pertandingan Persijap Jepara dan Persis Solo
Kerusuhan pertandingan Persijap Jepara dan Persis Solo (poto:instagram.com/@futboll.indonesiaa)

JEPARA, beritajateng.tv – Suasana mencekam menyelimuti Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) pada Kamis (5/3/2026) malam. Laga panas Derby Jateng Persijap Persis berakhir imbang tanpa gol. Namun, aksi kerusuhan suporter di luar stadion justru mencoreng hasil pertandingan tersebut. Hingga Jumat dini hari, aparat keamanan masih berjaga ketat untuk mengawal ribuan suporter tamu yang terjebak di Jepara.

Kronologi Kerusuhan Antar Suporter

Ketegangan mulai terasa sejak babak pertama. Sejumlah suporter Persis Solo memprotes panitia terkait kapasitas tempat duduk di tribun. Situasi semakin panas pada menit ke-85. Oknum pendukung tamu melempar petasan dari tribun VIP ke arah suporter tuan rumah.

Aksi saling ejek pun berubah menjadi hujan lemparan botol. Keributan ini sempat menghentikan jalannya menit-menit akhir pertandingan. Sebelumnya, wasit juga mengusir bek Persijap, Jose Luis Espinosa (Tiri), dengan kartu merah pada menit ke-78.

Kekacauan semakin meluas setelah wasit meniup peluit panjang. Meski polisi sudah mengatur jalur kepulangan, sekelompok oknum suporter tuan rumah tetap melakukan pengadangan. Mereka menyerang rombongan bus suporter Solo di pintu keluar tribun.

BACA JUGA: Jelang Derby Panas! Prediksi Line Up Persijap Jepara vs Persis Solo, Ini Link Nonton Live Streaming

Aksi saling lempar batu pun pecah hingga area Terminal Jepara. Akibatnya, massa merusak belasan kendaraan dan menghancurkan berbagai fasilitas umum di sekitar stadion. Tiga orang pendukung dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden ini.

Dampak dan Penanganan Pasca-Bentrok Derby Jateng

Polisi segera mengambil tindakan tegas untuk meredam kerusuhan. Berikut adalah poin utama penanganan situasi di lapangan:

  • Meringkus Provokator: Polisi menangkap belasan orang yang diduga memicu keributan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

  • Proses Evakuasi: Petugas berhasil mengevakuasi seribu suporter Persis Solo keluar dari Jepara pada pukul 02.00 WIB dengan pengawalan truk polisi.

  • Kerusakan Fasilitas: Massa merusak kursi tribun VIP dan pagar pembatas stadion. Lemparan batu juga mengenai beberapa rumah warga di sepanjang jalur utama.

  • Update Klasemen: Hasil 0-0 menempatkan Persijap di posisi 15 (20 poin), sementara Persis Solo tetap di posisi 17 (17 poin).

Gangguan psikis dari tribun sangat memengaruhi konsentrasi pemain mereka. Kini, manajemen kedua klub terancam sanksi berat dari Komdis PSSI atas kerusakan fasilitas dan pelanggaran ketertiban.

BACA JUGA: Derby Jateng Persijap Jepara vs Persis Solo: Rekor Pertemuan dan Misi Keluar dari Zona Merah

Saat ini, aparat fokus menjaga keamanan di wilayah Jawa Tengah. Polisi ingin mencegah aksi balasan antar kelompok suporter. Kejadian ini menjadi rapor merah bagi sepak bola Indonesia. Rivalitas di lapangan hijau seharusnya tidak lagi memakan korban di luar stadion. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp