Pembuatannya Menggunakan Teknologi Extended Reality (XR)
Proses produksi pembuatan film Pelangi di Mars memanfaatkan teknologi Extended Reality (XR). Sebuah inovasi yang kini banyak hadir dalam berbagai produksi film internasional.
Produser Dendi Reynando menjelaskan bahwa teknologi tersebut memungkinkan penciptaan dunia imajinatif sekaligus tetap mempertahankan kekuatan emosional dalam alur ceritanya.
Berlatar Tahun 2090
Kisah film yang satu ini ternyata berlatar pada tahun 2090, masa ketika persediaan air bersih di Bumi hampir habis dan terkuasai oleh sebuah korporasi besar bernama Nerotex.
Dalam kondisi dunia yang semakin genting itu, Pelangi tinggal sendirian di Mars setelah ibunya meninggal dan ia tumbuh besar dengan para robot cerdas.
Itulah beberapa kumpulan fakta menarik seputar film Pelangi di Mars yang siap tayang di bioskop pada tahun 2026 mendatang. (*)













