Gaya Hidup

Kumpulan Fakta Menarik Gerhana Bulan Total Malam Ini, Warnanya Merah Tembaga

×

Kumpulan Fakta Menarik Gerhana Bulan Total Malam Ini, Warnanya Merah Tembaga

Sebarkan artikel ini
gerhana bulan penumbra
Gerhana Bulan Penumbra. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ada yang nggak sabar pengen menyaksikan fenomena alam gerhana bulan total yang akan berlangsung nanti malam?

Yups, tepat 3 Maret 2026 fenomena terebut akan kembali terjadi pada pukul 18.03.56 WIB.

Menariknya lagi, fenomena yang bakal terjadi kali ini hadir dengan berbagai fase dengan menampilkan keindahan yang luar biasa selama cuaca dalam kondisi cerah.

Kali ini beritajateng.tv akan bagikan beberapa kumpulan fakta menarik yang bikin kamu tambah penasaran untuk menyaksikan fenomena alam tersebut.

BACA JUGA: Deretan Fenomena Alam Unik Agustus 2025, Mulai dari Perseid, Konjungsi Venus–Jupiter, hingga Black Moon

Fakta Menarik Gerhana Bulan Total 

Posisinya Begitu Dekat dengan Bumi

Gerhana Bulan total terjadi sekitar 2,6 hari setelah fase perigee, yakni saat Bulan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi.

Kondisi ini membuat Bulan tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya sebelum akhirnya memasuki bayangan Bumi.

Tampilan tersebut menjadikan fenomena “blood moon” kali ini terlihat semakin dramatis, seakan-akan Bulan yang membesar dengan megah perlahan tertutup bayangan planet kita.

Peristiwa seperti ini terbilang jarang, karena tidak setiap gerhana bertepatan dengan fase supermoon.

Bagi para fotografer, momen ini tentu menjadi peluang istimewa. Hasil foto gerhana akan tampak lebih memukau berkat ukuran Bulan yang terlihat lebih dominan daripada gerhana pada umumnya.

BACA JUGA: [Video] Fenomena Alam Semburan Lumpur di Blora

Berwarna Merah Tembaga

Ketika mencapai fase puncak, Bulan masih tampak di langit, tetapi warnanya berubah menjadi merah gelap atau tembaga yang memikat.

Pergeseran warna ini terjadi karena cahaya Matahari dibiaskan oleh atmosfer Bumi dalam proses ilmiah yang disebut hamburan Rayleigh. Fenomena “Blood Moon” tersebut pun selalu menjadi magnet bagi para fotografer maupun pencinta panorama langit malam.

Bisa Terlihat dengan Mata Telanjang

Gerhana Bulan total dapat terlihat secara langsung tanpa alat bantu apa pun. Berbeda dengan gerhana Matahari, pengamat tidak memerlukan kacamata khusus atau filter pelindung.