SEMARANG, beritajateng.tv – Ada yang nggak sabar pengen menyaksikan fenomena alam gerhana bulan total yang akan berlangsung nanti malam?
Yups, tepat 3 Maret 2026 fenomena terebut akan kembali terjadi pada pukul 18.03.56 WIB.
Menariknya lagi, fenomena yang bakal terjadi kali ini hadir dengan berbagai fase dengan menampilkan keindahan yang luar biasa selama cuaca dalam kondisi cerah.
Kali ini beritajateng.tv akan bagikan beberapa kumpulan fakta menarik yang bikin kamu tambah penasaran untuk menyaksikan fenomena alam tersebut.
Fakta Menarik Gerhana Bulan Total
Posisinya Begitu Dekat dengan Bumi
Gerhana Bulan total terjadi sekitar 2,6 hari setelah fase perigee, yakni saat Bulan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi.
Kondisi ini membuat Bulan tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya sebelum akhirnya memasuki bayangan Bumi.
Tampilan tersebut menjadikan fenomena “blood moon” kali ini terlihat semakin dramatis, seakan-akan Bulan yang membesar dengan megah perlahan tertutup bayangan planet kita.
Peristiwa seperti ini terbilang jarang, karena tidak setiap gerhana bertepatan dengan fase supermoon.
Bagi para fotografer, momen ini tentu menjadi peluang istimewa. Hasil foto gerhana akan tampak lebih memukau berkat ukuran Bulan yang terlihat lebih dominan daripada gerhana pada umumnya.
BACA JUGA: [Video] Fenomena Alam Semburan Lumpur di Blora
Berwarna Merah Tembaga
Ketika mencapai fase puncak, Bulan masih tampak di langit, tetapi warnanya berubah menjadi merah gelap atau tembaga yang memikat.
Pergeseran warna ini terjadi karena cahaya Matahari dibiaskan oleh atmosfer Bumi dalam proses ilmiah yang disebut hamburan Rayleigh. Fenomena “Blood Moon” tersebut pun selalu menjadi magnet bagi para fotografer maupun pencinta panorama langit malam.
Bisa Terlihat dengan Mata Telanjang
Gerhana Bulan total dapat terlihat secara langsung tanpa alat bantu apa pun. Berbeda dengan gerhana Matahari, pengamat tidak memerlukan kacamata khusus atau filter pelindung.
Selama kondisi langit cerah dan tidak tertutup awan tebal, fenomena ini bisa dinikmati dengan leluasa dari halaman rumah, area terbuka, maupun kawasan pantai. (*)





