Salah seorang peserta, Oktaria Fransica, mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat dalam mengikuti seluruh rangkaian Labuh Agung. Warga asal Palembang, Sumatera Selatan, itu baru pertama kali mengikuti tradisi tersebut sejak menetap di Desa Rowoboni.
“Senang sekali bisa melihat langsung bagaimana masyarakat masih menjaga tradisi ini secara turun-temurun. Antusiasmenya luar biasa,” ujarnya. (*)
Editor: Farah Nazila





