Tim SAR gabungan kini bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas harus menghadapi medan terjal serta kondisi kawasan kawah yang memiliki risiko tinggi.
Berdasarkan informasi awal, korban diperkirakan terjatuh sekitar 30 hingga 50 meter dari bibir kawah. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi membutuhkan teknik dan peralatan khusus.
Petugas juga membawa perlengkapan evakuasi di ketinggian untuk mengantisipasi medan yang sulit. Selain itu, tim membekali diri dengan breathing apparatus atau tabung oksigen sebagai langkah antisipasi terhadap potensi paparan gas beracun di kawasan Gunung Slamet.
Keselamatan tim menjadi perhatian utama dalam operasi tersebut. Petugas harus memastikan kondisi medan dan lingkungan cukup aman sebelum mendekati lokasi korban.
Ia berharap cuaca di Gunung Slamet mendukung proses pencarian dan evakuasi. Kondisi cuaca di kawasan pegunungan dapat berubah cepat dan berpotensi menghambat operasi.
“Saat ini tim telah bergerak ke lokasi. Semoga cuaca bersahabat dan tim mendapatkan kemudahan, kelancaran, serta keselamatan dalam melakukan evakuasi,” pungkasnya.
Operasi SAR masih berlangsung. Tim gabungan terus berupaya mencapai titik jatuh korban untuk memastikan kondisi survivor sekaligus melakukan tindakan evakuasi sesuai situasi di lapangan. (*)





