BLORA, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten Blora terus mendorong percepatan pendirian kampus Universitas Negeri Yogyakarta di Kabupaten Blora.
Pembahasan upaya tersebut dalam rapat koordinasi yang Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, pimpin di Ruang Rapat Wakil Bupati Blora, Senin 25 Mei 2026.
Rapat tersebut membahas penyelesaian sejumlah dokumen administrasi dan perizinan sebagai syarat pendirian kampus. Termasuk Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah tanah dari Pemkab Blora kepada pihak UNY.
Hadir dalam rapat itu Direktur Direktorat Prasarana Sarana Aset UNY, Prof Dr Ir Slamet Widodo ST MT IPM ASEAN Eng beserta jajaran dan sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemkab Blora.
BACA JUGA: E-Parkir di Pasar Sido Makmur Blora Bikin PAD Melejit 800 Persen: Awalnya Rp1,1 Juta
Wakil Bupati Blora, yang akrab dengan sapaan Budhe Rini, meminta seluruh pihak mempercepat penyelesaian dokumen yang masih dalam proses agar pembangunan kampus segera terealisasi.
“Tolong ada percepatan. Berkas apa yang bisa di kerjakan saat ini segera selesai,” ujarnya.
Beberapa dokumen yang menjadi fokus percepatan. Antara lain penyusunan BAST, Nomor Induk Berusaha (NIB), KBLI, analisis dampak lalu lintas (amdalalin), rekomendasi Lahan Sawah Dilindungi (LSD), hingga persetujuan lingkungan.
Untuk mempercepat proses, Pemkab Blora dan pihak UNY membagi tugas pengurusan administrasi. Pengurusan BAST dan sertifikat akan pihak UNY tangani, sedangkan draft BAST serta pelimpahan aset Pemkab Blora siapkan.
Budhe Rini berharap proses pengurusan dokumen dasar mulai di percepat pada awal Juni 2026 sehingga pembangunan kampus dapat segera berjalan.
Dalam rapat tersebut, pihak rektorat UNY menyampaikan kampus UNY di Blora rencananya membuka lima program studi.
Setiap program studi perkiraannya menerima sekitar 60 mahasiswa per angkatan. Sehingga total mahasiswa baru yang di terima setiap tahun mencapai sekitar 300 orang.
“Dalam lima tahun, jumlah mahasiswa perkiraaannya mencapai 1.500 orang,” ungkap perwakilan rektorat UNY.
Kampus UNY Blora nantinya akan berdiri di atas lahan seluas 8,7 hektar milik Pemkab Blora yang berada di depan Pasar Rakyat Sido Makmur.
BACA JUGA: Dolar AS Menguat, Harga Suku Cadang Kendaraan di Blora Naik Hingga 30 Persen
Pada tahap awal, pembangunan terfokuskan pada gedung empat lantai dan direncanakan mulai dibangun pada 2026. Sementara penerimaan mahasiswa baru ditargetkan dimulai pada 2027. (*)
Editor: Farah Nazila





