Dia menerangkan, sudah ada sistem ATCS di 52 persimpangan jalan dengan intervensi ketika terjadi kepadatan lalu lintas. Dengan operator yang bekerja selama 24 jam.
“Kita bisa intervensi dengan membuat lampu hijaunya lebih lama di titik kemacetan sabar langkah penarikan, tujuannya agar tidak stuck atau mengunci,” bebernya.
Selain itu, jika ada pemberlakuan one way di jalan tol. Kemungkinan akan ada kendaraan yang keluar dan mencari jalan alternatif. Dinas Perhubungan, kata dia, sudah bekerjasama dengan Polrestabes, untuk mengatur jalur alternatif Semarang di Arus Mudik.
“Fasilitas berupa rambu, di jalur-jalur alternatif sudah kita pasang, misalnya di perbatasan dengan Kabupaten Semarang, Kendal misalnya di Cangkiran dan lainnya,” bebernya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





