SEMARANG, beritajateng.tv – Kehadiran Portres Padel Arena sebagai kompleks padel terbesar di Kota Semarang teryakini akan menjadi magnet baru bagi pengembangan sport tourism sekaligus memperkuat posisi ibu kota Jawa Tengah sebagai destinasi olahraga.
Arena yang melakukan soft opening tersebut memiliki tujuh lapangan padel standar internasional, termasuk satu lapangan yang sudah berlisensi Federasi Internasional Padel (FIP), yang terklaim menjadi salah satu fasilitas terbaik di Jawa Tengah.
COO Portres Padel Arena, Rico Wibowo, mengatakan fasilitas yang dibangun tidak hanya ditujukan untuk aktivitas olahraga, tetapi juga mendukung wisata olahraga yang sedang berkembang di Semarang.
“Kita punya tujuh lapangan standar internasional. Kita punya satu lapangan Adidas yang sudah memenuhi standar FIP untuk outside play. Ke depannya semoga saya kepengin ada internasional turnamen yang kita adakan di Portres Padel Arena,” ujar Rico saat pembukaan pada Jumat, 5 Juni 2026.
Menurut Rico, tren pemain padel yang gemar bepergian ke berbagai kota untuk mencoba lapangan baru menjadi peluang besar bagi Semarang untuk menarik kunjungan wisatawan.
BACA JUGA: Tren Olahraga Padel Jadi Warna Baru Perayaan Anniversary Horison Hotels Group ke-23
Selain lapangan, Portres Padel Arena yang berlokasi di Jalan Sumbing No.3 Kecamatan Gajahmungkur, juga terlengkapi fasilitas pendukung yang dapat pengunjung gunakan. Portres Padel Arena juga terlengkapi tribun berkapasitas sekitar 600 penonton.
“Kapasitas tribun di center court perkiraannya mampu menampung hingga 600 penonton. Selain itu, kami juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti studio pilates, gym, layanan fisioterapi, serta recovery area yang dapat para pemain manfaatkan setelah berolahraga,” jelasnya.
Rico menambahkan, Portres Padel Arena juga menyediakan fasilitas pemulihan berupa jacuzzi dan cold plunge yang dapat digunakan pemain secara gratis.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jawa Tengah, Arganto Wibowo, mengatakan olahraga padel di Jateng masih terus berkembang pesat. Untuk di Jawa Tengah, Arganto menyebut jumlah titik lapangan padel saat ini telah mencapai sekitar 80 lokasi.
“Jawa Tengah sendiri saat ini memiliki sekitar 80 titik lapangan padel berdasarkan pendataan terakhir kami. Jika di hitung jumlah lapangannya, tentu sudah mencapai ratusan karena rata-rata satu klub memiliki empat lapangan,” ucapnya.
Portres Padel Arena beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 00.00 WIB. Untuk tarif sewa lapangan, diberlakukan harga flat sepanjang hari, yakni Rp200.000 per jam untuk seluruh court. Sementara itu, khusus Adidas Court, tarif yang dikenakan sebesar Rp300.000 per jam.
Dorong Wisata Olahraga
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari, menilai padel dapat menjadi salah satu penggerak sektor sport tourism yang kini mulai berkembang di Kota Semarang.
Menurutnya, wisatawan yang datang ke Semarang kini tidak hanya untuk urusan bisnis, tetapi juga mulai mencari pengalaman rekreasi dan olahraga.
“Ini salah satu sport tourism. Kunjungan di Kota Semarang semakin meningkat. Orang yang berkunjung bisa menikmati kuliner, kemudian olahraga juga bisa. Tidak hanya masyarakat Kota Semarang, tetapi wisatawan yang datang juga bisa menikmati padel,” ujarnya.
Indriyasari menambahkan, okupansi hotel selama libur panjang terakhir juga menunjukkan peningkatan daripada hari biasa, menandakan tren wisata rekreasi di Semarang terus tumbuh.
Semarang Punya 19 Lokasi Padel
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Fravarta Sadman, mengungkapkan perkembangan olahraga padel di Kota Semarang berlangsung sangat pesat.
Menurut data Dinas Pemuda dan Olahraga, saat ini terdapat sekitar 19 lokasi lapangan padel yang tersebar di Kota Semarang.
“Perkembangan padel di Kota Semarang ramai. Dari sisi pemainnya makin ramai. Kemudian sekarang ada Portres Padel yang memiliki tujuh lapangan. Artinya perkembangan padel di Kota Semarang cukup cepat,” katanya.
BACA JUGA: Jadi Ajang Adu Skill, Gisella Anastasia dan Ratusan Pemain Padel Ramaikan Iris Serve and Smash Semarang
Fravarta menilai keberadaan lapangan dengan kapasitas besar tersebut sangat potensial menjadi penyelenggara event nasional bahkan internasional.
“Kalau ini internasional. Saya melihat ini posisinya internasional. Sangat layak. Kemarin Sirkuit Nasional saja menggunakan tiga venue. Sekarang ini ada yang punya tujuh lapangan. Jelas bisa menjadikan sport tourism,” tegasnya. (*)
Editor: Farah Nazila




