SEMARANG, beritajateng.tv – Bulan suci Ramadan telah tiba, dan banyak orang mencari kegiatan untuk mengisi waktu sambil menunggu waktu berbuka puasa. Salah satu pilihan ngabuburit yakni dengan mencuci baju di laundry self service atau layanan binatu mandiri.
Laundry self service adalah layanan mencuci pakaian mandiri yang memungkinkan konsumen untuk mencuci pakaian mereka sendiri tanpa harus memikirkan banyak hal, seperti mengucek, mengeringkan, dan menyetrika.
Laundry self service memiliki banyak peminat karena menawarkan pengalaman mencuci dan mengeringkan pakaian sendiri tanpa perlu menggunakan tenaga atau alat yang rumit.
“Kalau hari weekend pasti rame, tapi hari biasa juga tidak lantas sepi. Memang paling ramai di weekend,” kata Ida, selaku karyawan Best Laundry, salah satu layanan layanan binatu mandiri di Kota Semarang, Kamis, 30 Maret 2023.
Menurut Ida, waktu favorite pelanggan dalam mencuci pakaian terdiri dari dua kloter. Yang pertama, dari pagi sampai tengah hari, kemudian yang kedua adalah waktu sore sampai malam hari.
“Kalau pagi sekitar jam 10 pagi sampai 1 siang. Terus jam 5 sore mulai ramai lagi sampai malam,” jelasnya.
Laundry Self Service: Lebih Ramah di Kantong
Peminat layanan binatu mandiri sendiri tidak hanya terbatas pada kalangan anak muda. Mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, juga para pekerja banyak yang menjatuhkan pilihan di aktivitas mencuci baju mandiri ini.
Salah satu keuntungan dari mencuci baju di layanan binatu mandiri adalah bisa menghemat waktu pencucian baju. Melalui layanan binatu mandiri ini, mesin cuci dan pengering yang modern dapat membersihkan dan mengeringkan pakaian hanya dalam waktu satu jam.
Selain itu, mencuci baju di layanan binatu mandiri ini juga dapat menghemat biaya. Jika kita bandingkan dengan laundry kiloan biasa, biaya layanan cuci baju mandiri ini terbilang jauh lebih murah. Biayanya hanya sekitar Rp15 ribu untuk satu tabung cuci yang mampu menampung hingga 14 kg pakaian.





