Gaya Hidup

Lembaga Kebudayaan Kabupaten Semarang Gelar Pentas Sang Penari, Kreasi Tari dari Puluhan Sanggar

×

Lembaga Kebudayaan Kabupaten Semarang Gelar Pentas Sang Penari, Kreasi Tari dari Puluhan Sanggar

Sebarkan artikel ini
Sang Penari
LKKS bersama pamong budaya menyelenggarakan pentas “Sang Penari 2026” di pelataran Monumen Palagan Ambarawa, Sabtu, 25 April 2026 malam. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia, Lembaga Kebudayaan Kabupaten Semarang (LKKS) bersama pamong budaya menggelar pentas “Sang Penari 2026” di pelataran Monumen Palagan Ambarawa, Sabtu, 25 April 2026 malam.

Pentas Sang Penari yang berlangsung selama dua hari tersebut menampilkan beragam kreasi tari dari 48 sanggar di Kabupaten Semarang. Pertunjukan yang disajikan mencakup tari berbasis tradisi lokal hingga kisah sejarah, termasuk figur Pangeran Diponegoro pada masa muda.

BACA JUGA: Blora Culture Festival 2025, Ribuan Penari Tayub Guncang Goa Terawang

Ketua panitia, Romo Pujianto, mengatakan seni tari memiliki peran penting dalam melestarikan budaya sekaligus menjadi ruang ekspresi kreatif masyarakat.

“Kami ingin memberi ruang bagi sanggar-sanggar yang selama ini belum banyak tampil, agar kiprahnya dalam melestarikan seni tari dapat lebih dikenal,” ujarnya.

BACA JUGA: Pecah! Ribuan Penari Semarang Ikut Indonesia Menari 2025, Silak Dance Crew Raih Juara #MenariDiMall

Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 4.600 kelompok atau sanggar seni tari di Kabupaten Semarang. Pemerintah daerah, kata dia, memberikan dukungan melalui hibah secara bergiliran untuk kegiatan pementasan.

“Harapannya, sanggar-sanggar ini tetap aktif dan terus berperan dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya,” tambahnya.

BACA JUGA: Sambut Hari Kebaya Nasional, Kresem Art Street 5 Hadirkan 300 Penari Berkebaya dari 17 Komunitas di Semarang

Romo Pujianto juga berharap peringatan Hari Tari Sedunia ke depan dapat melibatkan lebih banyak pelaku seni tari sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, mengapresiasi inisiatif LKKS dalam menyelenggarakan pentas Sang Penari.

BACA JUGA: Ratusan Penari Cilik Ikuti Uji Kompetensi Sanggar Tari Sobokartti: Bersertifikat, Bisa untuk Daftar Sekolah

Ia pun menilai potensi seni tari di Kabupaten Semarang sangat besar dan perlu terus dikembangkan.

“Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga keberlanjutan seni tari agar tetap hidup dan berkembang,” ujar Bondan. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp