SEMARANG, beritajateng – Warganet kini tengah di hebohkan dengan penemuan daycare yang berlokasi di Jogja memperlakukan anak semena-mena.
Salah satunya kaki di ikat sembari tiduran di lantai tanpa mengenakan pakaian. Mengetahui hal itu, tentu banyak orang tua yang menyesal karena telah menitipkan anaknya di lokasi tersebut.
Berikut ini fakta-fakta penggerebekan yang berlangsung pada Jumat 24 April kemarin oleh Polresta Yogyakarta.
BACA JUGA: Dari Daycare hingga Layanan Remaja, RSWN Semarang Hadirkan Inovasi di Usia 35 Tahun
Daycare Jogja
Beberapa pengakuan salah satu orang tua korban bernama Norman Windarto mengatakan bahwasanya mengetahui kondisi anaknya melalui sebuah video yang beredar.
video tersebut menunjukkan bagaimana anak-anak yang usianya berada di bawah 3 tahun kini dalam kondisi mengenaskan.
Kaki mereka yang terikat tanpa mengenakan pakaian hanya memakai popok saja. Tak hanya itu, Norman juga menemukan luka pada tubuh anaknya dan luka tersebut mirip dengan korban yang lain.
Dalam penggerebekan yang berlangsung, belasan orang kini polisi amankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam sebuah informasi menyebutkan daycare tersebut berlokasi di Jalan Pakel Baeu Utara, dekat dengan SD Muhammadiyah Pakel. Nama tempatnya yakni Little Aresha dan kini sudah terpasang garis polisi.
BACA JUGA: Peringati Hari Ibu, Daycare Rumah Pelita Manyaran Ajak Ibu-Anak Masak Bareng Nugget Lele
Pihak kepolisian menduga adanya sebuah kekerasan dan penelantaran anak di tempat tersebut. Dugaan tersebut semakin kuat dengan adanya bukti foto dan video.
Orang tua korban kini meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Bahkan perlu ada tindak lanjut khawatir praktir serupa berlangsung di tempat lain.
Kasus ini juga menjadi pengingat kepada semua orang tua yang hendak menitipkan anak di daycare. Pastikan untuk memilih tempat yang aman dan terpercaya supaya anak juga bisa terdidik dengan baik. (*)





