Ia mengimbau agar masyarakat jangan tergiur dengan ajakan-ajakan dari orang yang tidak kenal. “Kalau memang betul-betul ada pekerjaan, misal di pabrik ada lowongan pekerjaan dan sesuai, ya silakan. Kalau tidak ya jangan coba-coba. Karena saat ini tengah marak kejahatan perdagangan orang,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Semarang, Ambar Prasetyo mengatakan, bahwa mudik dan balik rantau gratis ini merupakan fasilitas bagi masyarakat Kota Semarang dari sektor informal dan bekerja di Jabodetabek. Sehingga akan sangat banyak membantu mengurangi biaya transportasi bagi pemudik.
“Targetnya memang dari pekerja informal, mereka biasanya dari pedagang, asisten rumah tangga, dan ojek online dan sebagainya. Sehingga diharapkan bantuan dari Bu Wali Kota ini bisa membantu mereka,” imbuhnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





