SEMARANG, beritajateng.tv – Lereng sisi timur Gunung Kelir, di wilayah Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang terbakar pada Sabtu 5 September 2026 siang.
Kobaran api terlihat membakar semak- semak serta rerumputan yang telah mengering akibat cuaca terik di lereng dan sekitar puncak perbukitan tersebut.
Hembusan angin yang cukup kencang juga membuat kebakaran cepat meluas ke arah puncak. Kebakaran lereng Gunung Kelir ini terlihat jelas dari lingkungan Desa Wirogomo.
Menurut perkiraan, luas lereng yang terbakar mencapai sekitar 15 hektare. Sejumlah rekaman video yang diambil warga dan memperlihatkan kobaran api yang membakar semak dan rerumputan kering.
BACA JUGA: Kebakaran Asrama Polisi Semarang, 15 Rumah Hangus, Polrestabes Siapkan Dapur Lapangan untuk Korban
Adi Miftahul Rozikin (26), yang wartawan konfirmasi melalui sambungan telepon menyampaikan, kebakaran lereng Gunung Kelir diketahui oleh warga sekitar pukul 12.00 WIB.
Area yang terbakar berada di kawasan lereng hingga mendekati puncak Gunung Kelir, sehingga kawasan lereng yang terbakar masih jauh dari pemukiman warga Desa Wirogomo.
“Kalau area yang terbakar lokasinya masih jauh dari perkampungan, sehingga kawasan pemukiman warga desa kami masih aman,” ungkapnya, Sabtu sore.
Adi menambahkan, sampai dengan Sabtu petang pukul 18.00 WIB, api di area lahan yang terbakar belum sepenuhnya padam. Namun sudah tidak terpantau kobaran api besar.
“Karena setelah langit mulai gelap, sesekali masih terlihat sejumlah titik api di area lahan yang terbakar. Namun tidak terlihat kobaran api seperti yang terlihat pada siang tadi,” tegasnya.
Kebakaran Gunung Kelir, warga antisipasi api meluas ke pemukiman
Atas terjadinya kebakaran tersebut, lanjutnya, warga Desa Wirogomo tetap berjaga- jaga guna mengantisipasi jika api meluas ke bawah mendekati pemukiman.
“Karena untuk upaya pemadaman terkendala oleh kondisi medan yang sulit terjangkau dan lokasinya berada pada lereng berupa tebing yang cukup curam,” tambahnya.
BACA JUGA: Suasana di Rumah Duka Korban Kebakaran Srondol Wetan, Polisi Olah TKP dan Tunggu Hasil Labfor





