Jateng

Lestarikan Lingkungan, Pemkab Demak Kenalkan Sistem Pertanian Organik Kepada Santri dan Asatidz

×

Lestarikan Lingkungan, Pemkab Demak Kenalkan Sistem Pertanian Organik Kepada Santri dan Asatidz

Sebarkan artikel ini
Pertanian organik Demak
Perwakilan Santri dan Asatidz se-kabupaten Demak sedang mendengarkan paparan kegiatan pelatihan sistem pertanian organik di Demak, Selasa 20 November 2023. (Wisnu Budi/beritakateng.tv)

DEMAK, beritajateng.tv – Pemerintah kabupaten Demak menggandeng Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) menggelar pelatihan sistem pertanian organik bagi santri dan asatidz ponpes dan Madin Selasa 21 November 2023.

Pelatihan sistem pertanian organik ini untuk memberikan pengetahuan dan skil. Terkait pentingnya menciptakan lingkungan berkelanjutan agar tetap sehat.

Bupati Demak Eistianah menjelaskan, pelatihan sistem pertanian organik merupakan sebuah langkah positif dan inovatif. Untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan sehat yang harus berjalan secara intensif dan berkelanjutan.

“Pelatihan sistem pertanian organik yang kami laksanakan adalah komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dan mendorong praktek-praktek pertanian yang berkelanjutan,” tutur Eistianah.

Pertanian organik bukan hanya tentang memproduksi makanan yang lebih sehat. Akan tetapi juga tentang menjaga bumi ini untuk generasi-generasi mendatang agar tetap bisa menikmatinya.

“Bahwa perubahan dalam bidang pertanian menuju sistem organik bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tugas bersama sebagai komunitas,” ungkapnya.

Bupati Demak mengaku jika dalam hal ini, peran santri dan asatidz sangat penting dalam menyebarkan pengetahuan dan nilai-nilai keberlanjutan kepada masyarakat.

“Semua adalah agen perubahan yang dapat membawa pemahaman dan praktik pertanian organik ke masyarakat lebih luas,” ucapnya.

Pemkab Demak ingin fokus pada prinsip-prinsip pertanian organik, mulai dari pemilihan bibit, pengelolaan tanah, hingga pengendalian hama secara alami.

“Saya tekankan bahwa pertanian organik bukan hanya tentang hasil akhir yang sehat, tetapi juga tentang proses produksi yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Pemkab Demak Kenalkan Sistem Pertanian Organik

Guna mendukung langkah-langkah inovatif dan berkelanjutan dalam pertanian kepada para santri dan asatidz, pemerintah kabupaten Demak siap mendukung dan memfasilitasi untuk kegiatan tersebut.

“Kita jalin kerjasama yang erat antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berdaya tahan,” tuturnya.

Sementara itu menurut Plt Kabag Kesra Ungguh Prakoso menyampaikan bahwa ini untuk menfasilitasi santri, ustad dan ustazah pondok pesantren dalam rangka kewirausahaan pondok pesantren.