Menurutnya, digitalisasi layanan ini menjadi langkah penting agar masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi bisa mengakses investasi emas secara adil dan mudah.
“Kami ingin membuktikan bahwa investasi emas itu tidak eksklusif. Semua orang bisa memulai, sesuai kemampuan masing-masing. Tring! by Pegadaian hadir untuk menjembatani itu,” tambahnya.
Tak hanya menghadirkan layanan finansial, Festival Tring! juga di kemas sebagai ruang hiburan keluarga.
Beragam kegiatan untuk menarik minat pengunjung, mulai dari audisi lengger bersama Komunitas Lengger Bicara, games interaktif, noraebang atau karaoke Korea, sing a long lagu viral TikTok, Fragmen Tari Jagabayan, hingga talkshow perencanaan keuangan.
“Festival ini kami buat bukan hanya soal transaksi, tapi juga edukasi dan pengalaman. Kami ingin masyarakat datang, menikmati acaranya, belajar soal investasi, lalu pulang dengan wawasan baru tentang pengelolaan keuangan,” jelas Yuly.
Puluhan doorprize juga disiapkan untuk pengunjung yang mengikuti rangkaian acara. Masyarakat dapat langsung mendatangi booth Tring!. Pegadaian di area mall tanpa di pungut biaya untuk mengikuti seluruh kegiatan.
Melalui festival ini, Pegadaian berharap budaya menabung dan investasi emas bisa semakin tumbuh di tengah masyarakat Banyumas. Sekaligus mendorong literasi keuangan digital yang lebih kuat dan berkelanjutan. (*)
Editor: Elly Amaliyah





