SEMARANG, beritajateng.tv – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyediakan sebanyak 221 ribu kursi selama masa libur sekolah dan Idul Adha tahun 2023.
Kata Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Ixfan Hendri Wintoko melalui pers rilis pada Senin 26 Juni 2023.
“Selama 10 hari. Daop 4 Semarang menyediakan sebanyak 221.416 kursi untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat di libur sekolah dan Idul Adha, “ujar Ixfan.
Menurutnya, ketersediaan kursi kereta telah mulai pihaknya siapkan sejak Jumat 23 Juni sampai dengan Minggu 2 Juli 2023.
Selain itu pada periode tersebut, di wilayah Daop 4 Semarang juga terdapat sebanyak kurang lebih 91 KA Penumpang yang beroperasi setiap harinya.
Tercatat mulai Jumat 23 Juni 2023 lalu, kepadatan pelanggan kereta api mulai terjadi. Ada sebanyak 15.475 pelanggan naik menggunakan KA dari berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang.
“Sebanyak 5.433 pelanggan yang naik dari Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng. Selain itu ada sebanyak 4.282 pelanggan naik dari Stasiun Semarang Poncol, 1.724 pelanggan dari Stasiun Tegal, 1.532 pelanggan dari Stasiun Pekalongan, dan 568 pelanggan naik dari Stasiun Cepu,” jelas Ixfan.
Adapun rute yang menjadi favorit masyarakat pada periode liburan ini lebih merata ke berbagai kota. Antara lain dengan tujuan Jakarta, Solo, Surabaya, Bandung dan lain sebagainya.
Ketersediaan Tiket Libur Sekolah dan Idul Adha
Tiket KA pada masa libur sekolah dan Idul Adha ini masih cukup banyak tersedia. Masyarakat dapat segera memesan tiket KA melalui aplikasi KAI Access, website KAI, serta seluruh channel penjualan lainnya.
Saat ini KAI telah menghadirkan Face Recognition Boarding Gate. Yakni fasilitas layanan boarding dengan fasilitas kamera yang berfungsi untuk mengidentifikasi. Dan memvalidasi indentitas seseorang melalui wajah yang datanya sudah terintegrasi dengan data tiket kereta.
Face Recognition Boarding Gate telah tersedia di 9 stasiun. Yaitu di Stasiun Bandung, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, Malang, Solo Balapan, Gambir, Cirebon, Surabaya Pasar Turi. Dan Semarang Tawang Bank Jateng.
Dengan adanya Face Recognition Boarding Gate. Pelanggan tak perlu repot-repot menunjukkan berbagai dokumen seperti boarding pass fisik, e-boarding pass, atau KTP. Cukup membutuhkan 1 detik waktu untuk memastikan wajah pelanggan dan proses verifikasi seluruh data yang tersimpan di sistem KAI.
Untuk menikmati fasilitas terebut, pelanggan harus melakukan satu kali registrasi di awal yang berlaku untuk selamanya.
Registrasi dengan cara menempelkan e-KTP pada alat e-KTP Reader. Kemudian menempelkan jari telunjuk kanan atau kiri pada pemindai yang ada di e-KTP reader.
Jika sudah melakukan registrasi, pelanggan tidak perlu lagi melakukan cetak boarding pass.
Pelanggan dapat langsung menuju ke Face Recognition Boarding Gate jika waktunya sudah mendekati jam keberangkatan. Arahkan wajah ke mesin pemindai, jika data sudah sesuai maka gate akan otomatis terbuka.
Hal tersebut akan sangat mempermudah pelanggan dan memperlancar antrean proses boarding.
“Dengan penerapan Face Recognition Boarding Gate harapannya semakin mempermudah pelanggan dalam melakukan perjalanan. Karena proses boarding yang jauh lebih cepat dan praktis. Akan membuat pelanggan menjadi lebih nyaman dalam menikmati seluruh proses perjalanan menggunakan kereta api,” tutup Ixfan. (*)
Editor: Elly Amaliyah





