Jateng

Libur Sekolah Dongkrak Okupansi Hotel hingga 100 Persen, Wisatawan dari AS-Australia

×

Libur Sekolah Dongkrak Okupansi Hotel hingga 100 Persen, Wisatawan dari AS-Australia

Sebarkan artikel ini
General Manager Louis Kienne Pandanaran Kota Semarang,
General Manager Louis Kienne Pandanaran Kota Semarang, Timur Nugrahatama (tengah) saat launching menu baru, Selasa, 30 Juni 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Momen libur sekolah membawa berkah bagi sektor perhotelan di Kota Semarang. Louis Kienne Hotel Pandanaran mencatat tingkat hunian (okupansi) mencapai 100 persen selama hampir tiga minggu berturut-turut, didorong tingginya minat wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.

General Manager Louis Kienne Hotel Pandanaran, Timur Nugrahatama, mengatakan tingginya okupansi tidak lepas dari berbagai paket menginap yang dirancang khusus selama musim liburan.

“Antusiasnya luar biasa sekali. Kami mendapatkan 100 persen okupansi hampir tiga minggu berturut-turut selama liburan sekolah,” ujar Timur saat beritajateng.tv temui di Louis Kienne Pandanaran pada Selasa, 30 Juni 2026.

Salah satu program yang ditawarkan adalah Arunika Heritage, yakni paket menginap yang terpadukan dengan wisata edukasi ke Lawang Sewu.

BACA JUGA: Louis Kienne Pandanaran Hadirkan Menu Baru Bajigur Brulle, Wedang Tradisional dengan Sentuhan Eropa

Selain itu, hotel juga membuka paket Pool Side Escape yang memungkinkan masyarakat umum menikmati fasilitas kolam renang lengkap dengan sajian makanan ringan berupa sandwich dan es teh.

Menurut Timur, konsep tersebut terancang agar liburan keluarga tidak hanya menjadi momen rekreasi, tetapi juga memberikan nilai edukasi.

“Jadi tidak hanya menginap, tetapi tamu juga mendapatkan pengalaman wisata edukasi sekaligus paket food and beverage,” katanya.

Harga paket Arunika Heritage di banderol mulai kisaran Rp800-Rp900 ribu per malam. Meski demikian, Louis Kienne tetap menyediakan pilihan paket lain dengan harga yang lebih terjangkau agar dapat ternikmati berbagai kalangan.

Wisatawan dari Mancanegara

Mayoritas tamu yang menginap selama liburan sekolah berasal dari luar Kota Semarang, seperti Jakarta dan Surabaya. Bahkan, hotel juga menerima kunjungan wisatawan mancanegara dari China, Amerika Serikat, hingga Australia.

“Kebanyakan tamu datang dari luar kota. Selain Jakarta dan Surabaya. Ada juga tamu dari China, Amerika, dan Australia,” ungkap Timur.

Di sisi lain, peluncuran 56 menu baru di Little by More Gastro Cafe juga terlaksana tanpa menaikkan harga meski sejumlah bahan baku impor mengalami kenaikan biaya.

Chef Louis Kienne, Marsaid, menjelaskan strategi yang di terapkan adalah subsidi silang antar-menu. Hidangan berbahan baku impor seperti salmon, tenderloin, dan sirloin memiliki biaya produksi lebih tinggi. Namun diimbangi menu lain yang menggunakan bahan lokal berkualitas dengan biaya lebih rendah.

“Yang mahal itu seperti salmon, tenderloin, dan sirloin karena menggunakan daging impor Australia. Sementara ada bahan lokal seperti kangkung, gurami, atau lumpia dengan rebung yang kualitasnya tetap bagus dan biayanya lebih rendah. Jadi biaya antar-menu saling menutup sehingga kami tidak perlu menaikkan harga,” jelas Marsaid.

BACA JUGA: Immoderma Semarang Dukung Pendidikan Alquran Lewat Imtihan TPQ Khairunnisa

Dengan strategi tersebut, harga menu baru di Louis Kienne tetap berada pada kisaran Rp35.000 hingga Rp200.000, sekaligus memberikan pilihan kuliner yang lebih beragam bagi tamu selama musim liburan. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp