Jateng

Libur Sekolah Justru Bikin Sampah Semarang Turun 70 Ton per Hari, DLH Ungkap Penyebabnya

×

Libur Sekolah Justru Bikin Sampah Semarang Turun 70 Ton per Hari, DLH Ungkap Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
TPA Jawa Tengah | Libur Sekolah Justru Bikin Sampah Semarang Turun 70 Ton per Hari, DLH Ungkap Penyebabnya
Tumpukan sampah di TPA Jatibarang Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

“Setelah kami lakukan pengecekan, sampah dari mal, hotel, maupun tempat wisata tidak menunjukkan perubahan berarti. Artinya, penurunan volume sampah lebih banyak berasal dari sektor rumah tangga,” katanya.

Glory menambahkan, komposisi sampah yang paling banyak masuk ke TPA Jatibarang masih di dominasi sampah organik atau sisa makanan. Karena itu, ia menilai upaya pengurangan sampah harus mulai dari rumah.

DLH terus mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah sejak dari sumbernya. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos. Sedangkan sampah anorganik dapat di salurkan ke bank sampah agar memiliki nilai ekonomi dan tidak seluruhnya berakhir di TPA.

“Kami berharap tren penurunan ini tidak berhenti setelah libur sekolah usai. Budaya memilah dan mengolah sampah harus menjadi kebiasaan masyarakat sehingga beban TPA Jatibarang dapat terus berkurang,” tegas Glory.

Ia juga mendorong peran keluarga, kelompok PKK, serta komunitas lingkungan untuk semakin aktif mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

“Kalau kebiasaan memilah sampah bisa berjalan secara konsisten, dampaknya tidak hanya mengurangi volume sampah. Tetapi juga menjaga kualitas lingkungan dan memperpanjang usia layanan TPA Jatibarang,” pungkasnya. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp