“Karena keterbatasan anggaran, penanganan baru ԁilakukan di wilayah Desa Kenteng terlebih dahulu. Untuk penyelesaian keseluruhan kemungkinan ԁilanjutkan pada 2027,” katanya.
Meski demikian, ia berharap pemeliharaan tersebut sudah cukup untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Setidaknya jalan penghubung Kenteng dan Banyukuning ini kembali mendukung akses ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





