SEMARANG, beritajateng.tv – Setelah lebih dari lima tahun mengalami kerusakan, ruas jalan penghubung Desa Kenteng dan Desa Banyukuning, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat penanganan pemeliharaan.
Jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas pertanian dan perekonomian warga, sekaligus jalur alternatif menuju pusat Kecamatan Bandungan.
Warga Desa Kenteng, Riska Tunggal (28), mengatakan kondisi jalan selama ini cukup membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
“Kalau lewat jalan rusak itu motor seperti terguncang-guncang. Tidak nyaman,” ujarnya, Kamis, 7 Mei 2026.
BACA JUGA: Aduan Jalan Rusak ke Ombudsman Jateng Didominasi Kabupaten/Kota: Jalan Provinsi Nihil Laporan
Menurutnya, kerusakan jalan telah berlangsung sekitar lima tahun dan kerap menyebabkan pengendara terjatuh.
“Sudah sering ada pengendara motor jatuh karena kondisi jalannya membahayakan,” katanya.
Ia menyambut baik perbaikan jalan tersebut karena ԁinilai akan mempermudah aktivitas warga, mulai dari menjual hasil pertanian, bekerja, hingga pergi ke sekolah.
“Dengan jalan yang lebih baik, warga bisa memangkas waktu tempuh dan lebih nyaman saat beraktivitas,” tambahnya.
Kerusakan Jalan Penghubung Desa Kenteng dan Banyukuning Bikin Kendaraan Cepat Rusak
Warga lainnya, Agung Candra Kusuma (30), menilai kerusakan jalan juga berdampak pada biaya perawatan kendaraan yang semakin tinggi.
“Selain sering menyebabkan kecelakaan, kondisi jalan membuat komponen kendaraan cepat rusak,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian besar warga mengandalkan akses tersebut untuk menuju Pasar Bandungan dan pusat aktivitas ekonomi lainnya.
Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Semarang, Handika Gusni Rahmulya, mengatakan ruas jalan tersebut memang sudah lama membutuhkan perbaikan.
“Selama ini warga sering melakukan perbaikan secara swadaya, tetapi sifatnya hanya tambalan karena keterbatasan biaya,” jelasnya saat memantau pelaksanaan pemeliharaan jalan.
Menurut politisi PDI Perjuangan itu, perbaikan pada 2026 ԁilakukan melalui pengaspalan untuk menutup titik-titik kerusakan, meski belum mencakup seluruh ruas jalan.





