“Nanti setelah proses lelang selesai, baru ada pemeliharaan lintasan atletik dan fasilitas lainnya di GOR Tri Lomba Juang,” katanya.
Selain TLJ, UPTD Gelanggang Olahraga Kota Semarang juga membawahi sejumlah fasilitas olahraga lain seperti Stadion Citarum, Sirkuit Mijen, GOR Manunggal Jati, GOR Gelanggang Muda, Lapangan Sidodadi, Lapangan Tenis Tambora, hingga sarana olahraga terpadu di kecamatan dan kelurahan.
Karena keterbatasan anggaran, perbaikan berlangsung secara bertahap berdasarkan tingkat urgensi kerusakan.
“Kami membawahi delapan lokasi olahraga, jadi semua kami data satu per satu. Tapi karena anggaran terbatas, kami dahulukan yang prioritas,” ungkapnya.
Fokus Pembenahan Gorong-gorong dan Drainase Toilet
Ia menambahkan, beberapa perbaikan sebelumnya juga sudah terlaksana di kawasan TLJ. Seperti pembenahan gorong-gorong yang sempat mampet parah, perbaikan toilet, area parkir bocor, pintu food court, hingga pembatas musala.
“Perbaikan gorong-gorong menjadi prioritas awal karena saluran air sebelumnya tidak memadai. Sekarang toilet juga sudah jauh lebih baik karena ada tim khusus kebersihan,” jelas Ruly.
Terkait keluhan kebersihan area lintasan, ia menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi banyaknya daun pohon yang rontok di sekitar area basket dan lintasan atletik. Meski begitu, pihaknya telah mengevaluasi sistem kerja petugas kebersihan agar penyisiran area dilakukan lebih rutin.
“Kami sudah menyiapkan tim pagi dan sore untuk menyapu area lintasan dan sekitarnya setiap hari. Kemarin memang sempat banyak daun rontok karena cuaca panas,” katanya.
Ruly berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk Distaru, dapat mempercepat proses perbaikan fasilitas olahraga di TLJ agar masyarakat tetap nyaman dan aman saat berolahraga. (*)





