SEMARANG, beritajateng.tv – Kondisi sejumlah fasilitas di Gelanggang Olahraga (GOR) Tri Lomba Juang (TLJ) Kota Semarang belakangan menjadi sorotan masyarakat, salah satunya lintasan atletik yang rusak dan bergelombang.
Beberapa bagian fasilitas olahraga GOR Tri Lomba Juang terlihat rusak dan kurang terawat, mulai dari lintasan atletik yang mengelupas dan bergelombang hingga area tertentu yang tampak kotor.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala UPTD Gelanggang Olahraga Kota Semarang, Rulyta Yuli Astuti, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan setelah menerima aduan dari masyarakat.
“Setelah ada aduan, kami segera melakukan perbaikan. Sebenarnya beberapa titik memang sudah masuk daftar prioritas perbaikan kami,” ujar Ruly, sapaannya.
Menurutnya, fokus pembenahan saat ini berada di kawasan TLJ karena lokasi tersebut dpersiapkan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Sejumlah fasilitas seperti loop area olahraga dan atap tribun wasit menjadi prioritas penanganan.
BACA JUGA: Fasilitas GOR TLJ Semarang Lengkap, Atletik hingga Fitness Gym Jadi Favorit Warga
“Untuk TLJ memang sedang kami prioritaskan, termasuk perbaikan loop dan atap wasit karena kami juga bersiap menghadapi Porprov,” katanya.
Sementara untuk kerusakan lintasan atletik, Ruly menjelaskan bahwa penanganannya berada di bawah kewenangan Dinas Penataan Ruang Kota Semarang. Pihak UPTD, kata dia, telah mengirim nota dinas untuk mengusulkan perbaikan lintasan tersebut.
“Kami sudah berkirim surat dan nota dinas ke Dinas Tata Ruang, untuk membantu perbaikan lintasan karena anggarannya ada di sana,” jelasnya.
Ia menyebut perbaikan lintasan atletik membutuhkan metode khusus dan material tertentu sehingga proses pengerjaannya tidak bisa berjalan sembarangan.
Selain itu, perbaikan juga memerlukan anggaran cukup besar karena lintasan memiliki spesifikasi teknis khusus.
“Penanganan fasilitas olahraga skala besar membutuhkan proses teknis dan administrasi yang detail. Sehingga pelaksanaannya harus bertahap sesuai prioritas dan kemampuan anggaran,” ujarnya.
Ruly mengatakan proses lelang perbaikan lintasan saat ini masih berjalan di Dinas Tata Ruang. Ia memperkirakan penetapan pemenang lelang akan berlangsung sekitar satu setengah bulan ke depan.





