Pariwisata

Long Weekend Bawa Berkah, Pedagang Sempol di Pantai Marina Semarang Laris 1.000 Tusuk per Hari

×

Long Weekend Bawa Berkah, Pedagang Sempol di Pantai Marina Semarang Laris 1.000 Tusuk per Hari

Sebarkan artikel ini
Pantai Marina
Suasana Pantai Marina Semarang yang ramai pengunjung di sore hari, Selasa, 2 Juni 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Libur panjang atau long weekend yang bertepatan dengan peringatan Hari Raya Iduladha dan Hari Waisak membawa berkah bagi pelaku usaha di kawasan wisata Pantai Marina Semarang. Lonjakan pengunjung tidak hanya memadati area pantai, tetapi juga mendongkrak omzet para pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar lokasi.

Deretan kendaraan memenuhi area parkir hingga meluber ke sejumlah titik yang tersedia di sekitar kawasan wisata.

Pengalaman itu ԁiungkapkan oleh Ridho, salah seorang petugas di Pantai Marina. Menurutnya, jumlah pengunjung selama libur panjang kali ini meningkat signifikan ԁibanding hari biasa.

“Ramai banget waktu long weekend. Mungkin sampai 5.000 pengunjung dalam sehari. Paling banyak hari Minggu tanggal 31 itu. Dari libur Iduladha sampai Waisak ramai terus,” katanya saat ԁitemui pada Selasa, 2 Juni 2026.

Lonjakan kunjungan wisatawan turut ԁirasakan para pedagang makanan yang mengandalkan keramaian Pantai Marina sebagai sumber penghasilan.

BACA JUGA: Long Weekend Bikin Kota Lama Semarang Kian Berwarna, Sewa Kebaya Laris Diserbu Wisatawan

Salah satunya Puji (35), pedagang sempol yang mengaku mengalami peningkatan penjualan selama libur panjang berlangsung. Menurutnya, area parkir yang penuh menjadi indikator tingginya jumlah wisatawan yang datang.

“Ramai banget, parkiran mobil kanan kiri penuh semua. Pokoknya penuh,” ujarnya saat beritajateng.tv jumpai di lapaknya.

Keramaian tersebut berdampak langsung pada penjualan dagangannya. Jika pada hari biasa jumlah pembeli relatif stabil, selama long weekend permintaan meningkat tajam.

“Kalau hari Minggu kemarin saya bawa 1.000 tusuk sempol habis semua. Selama libur dari Iduladha sampai Minggu sekitar 700-1.000 tusuk per hari,” ungkapnya.

Puji menyebut puncak kunjungan terjadi pada hari Minggu karena banyak masyarakat memanfaatkan libur yang masih berlanjut hingga Senin. “Puncaknya hari Minggu, karena Senin masih tanggal merah juga,” katanya.

Bagi para pelaku usaha kecil, tingginya jumlah wisatawan menjadi momentum penting untuk meningkatkan pendapatan. Meski demikian, biaya operasional yang harus ԁikeluarkan juga meningkat saat akhir pekan dan hari libur nasional.