Ia menambahkan, curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir diduga mempercepat proses gogosan tanah di bawah permukaan jalan.
Pengalihan arus sementara
Selama proses perbaikan berlangsung, DPU telah berkoordinasi untuk mengalihkan arus kendaraan melalui area Kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang. Skema ini agar mobilitas warga menuju kawasan permukiman tetap berjalan.
Suwarto memastikan penanganan dilakukan menyeluruh, bukan sekadar menutup lubang di permukaan.
“Kami tidak ingin hanya tambal sulam. Struktur bawahnya harus kuat supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.
Pemkot Semarang menargetkan perbaikan rampung secepat mungkin agar akses kembali normal. Warga di imbau berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi dan mengikuti arahan petugas di lapangan. (*)
Editor: Elly Amaliyah




