JatengKesehatan

Lurah Kunden Blora Ajak Warga Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting

×

Lurah Kunden Blora Ajak Warga Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting

Sebarkan artikel ini
Lurah Kunden Blora
Lurah Kunden Blora Ajak Warga Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting di Blora. (Hery P/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Lurah Kunden Blora Fiqri Hidayat mengajak warga peduli dengan anak stunting di wilayahnya, untuk menjadi orang tua asuh bagi mereka.

Kata Lurah Kunden Blora saat menghadiri acara halal bihalal warga RT 01/ RW 04 Perumda, Kelurahan Kunden, Minggu (7/5/2023).

“Saya harap ada dukungan dari masyarakat untuk ikut serta jadi orang tua asuh. Bagi anak-anak stunting di lingkungannya,” ucap  Fiqri Hidayat, Lurah Kunden Blora.

Menurut Lurah Kunden Blora, wilayah Kelurahan Kunden yang berada pusat kota. Banyak perusahaan dan orang-orang mampu, namun berdasarkan data masih terdapat warga Stunting, dan warga miskin ekstrem.

“Ini bisa kita ajak untuk bersama-sama berpartisipasi untuk mengintervensi persoalan stunting dan kemiskinan ekstrem yang ada”, jelas Fiqri.

Dari data di Kelurahan Kunden warga yang Stunting ada 11 orang. Sedangkan warga miskin ekstrem 25 orang, padahal Kelurahan Kunden letaknya berada di jantung kota Blora.

Dinas Kesehatan Blora menargetkan Kabupaten Blora terbebas dari zero new stunting (tidak ada kasus baru stunting) di 2024.

Jumlah penderita stunting di Kabupaten Blora mengalami penurunan setiap tahun. Saat ini tinggal 9,23 persen dari tahun sebelumnya 13 persen.

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.

Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dari anak-anak seusianya.

Di Blora, penderita stunting tersebar di sejumlah kecamatan.

Di antaranya, Kecamatan Blora, Cepu, Kunduran, Kedungtuban, Ngawen, Sambong, Banjarejo, Doplang dan Kecamatan Randublatung.

Pemkab Blora genjot penanganan stunting prioritas di 41 desa dan empat kelurahan.

Salah satu upaya penurunan angka stunting yakni dengan menjadi orang tua asuh. Anak-anak penderita stunting bisa mendapatkan gizi yang tercukupi dan perhatian lebih dari orang tua asuh.

oleh karena itu, pemerintah menggandeng pengusaha, tokoh agama dan masyarakat yang mampu. Untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting.