SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal menyiapkan anggaran transport bagi Bhabinsa-Bhabinkamtibmas untuk memaksimalkan fungsi pengamanan di lingkungan masyarakat.
Rencananya, anggaran transport bagi Bhabinsa-Bhabinkamtibmas tersebut akan Pemkot terapkan di tahun 2024.
Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengakui jika Pemkot Semarang sudah membuat regulasi terkait penganggaran itu. Ia menyebut skema ini akan ia terapkan seperti penganggaran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK).
“Untuk Babinsa, Bhabinkamtibmas, kami melihat di dalam kegiatan perlu apresiasi dengan adanya anggaran transport seperti di LPMK, RT, dan RW. Perwal (Peraturan Walikota-red) juga sudah jadi. Tinggal nanti implementasi di 2024,” ujar Mbak Ita sapaannya dalam kegiatan Diseminasi Aplikasi Libas-Kenita di Gajahmungkur, Senin 6 November 2023.
Ia berharap dengan bentuk support ini bisa membuat Babinsa-Bhabinkamtibmas lebih maksimal memberikan layanan prima kepada masyarakat.
Terutama mensosialisasikan program-program dari kepolisian seperti Aplikasi Libas-Kenita guna mewujudkan Kota Semarang yang aman dan damai.
Mengingat, katanya, saat ini sudah masuk dalam masa politik. Terlebih Kota Semarang di sebut-sebut menjadi daerah yang rawan terjadi konflik saat pelaksanaan Pemilu 2024.
“Kita semua bersama untuk menciptakan Pemilu damai, Pemilu adem. Karena pasti ada perbedaan, sebab kita tidak bisa memungkiri ada beberapa pilihan. Semua pasti ada perbedaan, tapi perbedaan bukan penghalang. Oleh karena itu bagaimana kita menciptakan dan mewujudkan Semarang Smart City. Dan terima kasih kepada kepolisian sudah membuat aplikasi luar biasa yang berdampak positif, luar biasa,” paparnya.
Siapkan Anggaran Transport Bhabinsa-Bhabinkamtibmas
Sementara itu, Mbak Ita menyoroti kejadian-kejadian kekerasan yang menimpa anak-anak. Selain memanfaatkan inovasi dari pihak kepolisian, ia juga meminta masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungannya.





